Cara Mendapatkan Pekerjaan / Uang Halal di Tengah Wabah Corona

Cara Mendapatkan Pekerjaan / Uang Halal di Tengah Wabah Corona

Wabah penyakit ini mungkin cukup meresahkan banyak orang, namun admin tidak akan membahas & memperpanjang bahasan itu. Pembahasan wabah virus corona dengan berbagai macam dampak buruknya adalah sebuah energi buruk yang harus diimbangi dengan informasi & pembahasan positif agar dunia ini berjalan lebih kondusif.

Oke, mungkin banyak pekerjaan yang terdampak oleh wabah corona ini. Ribuan hingga jutaan profesi mungkin sedang hilang untuk beberapa bulan ke depan karena pandemi yang tengah menyelimuti hampir di seluruh dunia ini. Tapi pernyataan bahwa virus ini sepenuhnya membawa masalah admin pikir juga tidak sepenuhnya benar.

Dengan berbagai aktivitas yang berhenti, ada beberapa kejadian atau perkembangan positif yang terjadi. Bagi alam misalnya. Penghentian kegiatan industri yang biasanya menciptakan polusi, berdampak positif sekarang. Kualitas udara di berbagai Kota besar di dunia berangsur membaik.

Udara dihirup menjadi lebih segar karena pencemaran udara berkurang secara signifikan. Mungkin hal ini tidaklah begitu terasa pengaruhnya bagi kita. Namun perkembangan yang baik ini patut kita syukuri. Bahwa Tuhan selalu mempunyai rencana ajaib disetiap ujian-ujian yang diberikannya.

Baik, sekarang kita bahas, kira-kira pekerjaan apa yang bisa diambil ketika kita sedang dalam kondisi seperti ini & misalnya kebetulan Anda adalah salah satu orang yang kehilangan pekerjaan sementara waktu.

Mungkin ini tidak akan membuat Anda merasa puas. Namun ada beberapa potensi pekerjaan yang bisa Anda coba untuk membuat dapur tetap ngebul. Berikut ini beberapa diantaranya:

Jualan Makanan Online

usaha di tengah corona
68220029 – hands holding smartphone mobile cellphone over different types of gourmet takeout, food delivery order app application concept

Yes, yang pertama kami rekomendasikan adalah dengan berjualan makanan secara online. Apa? Baik keluarkan alasan-alasannya terus.

Sangat wajar, ketika seorang hendak melakukan usaha, pasti mengemukakan beberapa alasan yang menghambat atau menahannya untuk tidak mengeksekusi atau memulainya.

Mungkin alasan Anda ada pada modal?

Apabila ada pada modal, maka Anda tidak perlu memproduksi makanan tersebut.

Yup, Anda cukup menjualkan, reseller, dropship, atau apapun itu istilahnya. Yang diperlukan adalah hanya melobi seorang produsen atau pembuat makanan tersebut, kemudian buatlah sebuah kerjasama atau kesepakatan yang bisa menguntungkan kedua belah pihak.

Jangan memikir laba besar dulu. tidak ada usaha yang langsung menjadi besar dengan keuntungan melimpah dalam sekejap mata. Bahkan seorang Jack Ma yang merupakan salah satu pengusaha dengan penghasilan terbesar saat ini harus bekerja beberapa tahun dengan penghasilan tidak seberapa.

Mungkin ketika itu bahkan Jack Ma mempunyai posisi lebih sulit. Karena ketika itu teknologi belum semaju & semudah sekarang.

Kita sebenarnya sudah diuntungkan secara berkali-kali lipat apabila dibandingkan posisi pengusaha-pengusaha jaman dahulu. Semua fasilitas & kemajuan teknologi mendukung penuh kita untuk melakukan berbagai macam usaha yang lebih mudah & terukur.

Oke, mungkin rejeki tidak selalu berpihak kepada kita. Tapi yang harus diyakini adalah bahwa Tuhan telah menyiapkan rejeki untuk kita ketika kita mau berusaha.

Kuncinya ada pada usaha.

Mau usaha tapi belum siap untuk bekerja keras? It,s Oke. Itu bukan masalah besar.

Ketika Anda sudah mampu mengukur seberapa besar kebutuhan Anda & seberapa cukup penghasilan yang Anda hasilkan.

Sekali lagi. Ini tergantung posisi Anda. Sangat obyektif sekali jika saya harus bilang bahwa Anda harus bekerja keras. Tidak! Kunci utamanya tidak pada kerja keras.

Pada tahap kali ini, kami hanya ingin menekankan bahwa Anda harus bergerak. Bekerja dalam bahasa Jawanya Obah.

Ya, dimulai dari bergerak dulu. Tidak usah memikirkan hal rumit yang belum kamu kerjakan. Itu hanya akan membuat pikiran Anda lelah tanpa menghasilkan APAPUN. TAK ADA HASIL!!!

Jadi bergeraklah. Lihat disekeliling Anda. Kira-kira ada peluang apa.

Dan rekomendasi dari kami adalah membantu menjualkan secara online barang orang lain. Bisa makanan, barang, atau bahkan jasa.

Baik sebagai penyemangat.

Pengalaman Sukses Jualan Online

menghasilkan uang di corona
credit: benwicak corner

Jika beberapa pemicu di atas masih kurang kuat untuk menggugah otak Anda, maka akan saya ceritakan beberapa Cerita sukses teman-teman kami yang kerjaannya hanya dengan jualan online.

Mereka jualan awalnya sama sekali tidak memiliki produk.

Yes! Mereka mulai dari nol. mereka mengawali dengan dropship atau menjualkan barang milik orang lain. Saya bagi pengalaman-pengalaman ini agar kita semua tergugah bahwa setiap orang mempunya peluang yang sama dalam meraih kesuksesan terutama dalam berjualan online.

Namun seberapa gigih, seberapa semangat, seberapa serius nantinya Anda menggeluti usaha ini. Inilah yang nantinya menjadi salah satu penentu apakah Anda pantas menjadi seorang jutawan atau milyarder.

Urusan nominal mungkin tidak perlu kami ulang berkali-kali. Hanya untuk menggugah semangat teman-teman sekalian bahwa dengan berjuaan online tanpa memiliki barang secara fisik Anda bisa mendapatkan hasil yang tidak sedikit.

Saya akan menceritakan 2 kisah Succes Story dari teman-teman saya yang saat ini keduanya masih berusia di bawah 27 tahun.

Apa yang terbersit di dalam pikiran Anda? “Masih muda, gua banget nih!” atau ” Wah… Menjadi kaya dengan cara instan ya?”

Terserah apa yang Anda pikirkan. Yang jelas saya tidak bisa menyalahkan 2 pemikiran seperti di atas. karena Apa???

Ya karena memang keduanya bisa Anda wujudkan juga. Peluang ada digenggaman Anda. Benar-benar di genggaman Anda.

Dengan HP Android yang katanya Smartphone itu. Anda bisa memulainya. Kapanpun di manapun.

Oke, kembali ke Success story. Mari kita mulai dari yang pertama.

Mulai Usaha dari Mana ?

cara mendapatkan uang secara online
credit: okezone lifestyle

Setiap orang memiliki ceritanya sendiri. Anda juga mempunyai cerita Anda sendiri.

Mungkin Anda pikir cerita hidup Anda menarik, kurang menarik, atau bahkan tidak menarik sama sekali.

Tetapi yang perlu Anda pahami adalah bahwa Tuhan membuat cerita masing-masing dari kita itu berbeda.

Masing-masing dari kita adalah unik!!! YA.

Seberapapun Kamu mengaggap bahwa cerita hidupmu itu membosankan. Maka harus saya tegaskan bahwa sebenarnya cerita hidupmu sudah unik semenjak kamu lahir di dunia.

Tuhan memberimu nama yang berbeda dengan orang lain. Walaupun tidak unik secara mutlak, namun setiap episode pasti berbeda.

Kamu mungkin bisa mengulang permainan game dari level satu hingga level tertinggi. Dengan suasana atau keadaan yang sama.

Tapi episode hidupmu itu beda. It’s different. Totally different!

Jangan pernah anggap hari ini sama dengan hari kemarin, & jangan anggap hari esok akan sama dengan hari ini.

Semua zona waktu & zona keadaan akan selalu berubah.

Jadi apa sih intinya? kok muter-muter gini?

Oke, kesimpulannya adalah, jangan pernah kecewa dengan keadaanmu yang sekarang. Mungkin kamu sedang dalam keadaan yang kurang baik saat ini. Namun peluang yang sama bahwa besok kamu bisa membuat sebuah keadaan yang lebih baik.

Buatlah episode menarikmu mulai dari sekarang. Rencanakan kesuksesanmu! Tak selalu berhasil, namun akan selalu berdampak apabila kamu melakukan action.

Sebagaimana salah satu teman saya ini. Saya akan menyebutnya dengan inisial huruf belakang dari namanya.

Huruf terakhir dari namanya adalah huruf H. Sebut saja si H. Dia adalah salah seorang mantan karyawan kontrak di salah satu perusahaan di Jabodetabek.

Salah satu hal yang sangat menarik dari orang ini dalah bahwa dia pandai melihat peluang. Khususnya peluang jualan.

Jadi dia adalah salah satu rekan kerja saya dalam satu line (sebuah istilah di dalam sebuah pabrik, intinya bekerja bisa saling berinterasi dengan mudah). Di sela-sela bekerjanya sebagai seorang karyawan, saya melihat dia merupakan salah seorang yang aktif berjualan.

Jualan apa ya kira-kira? Dia berjualan berbagai aksesoris elektronik, serta perangkat elektronik.

Jika diperhatikan, sebenarnya dia bukan tipe orang yang suka bergaul dengan banyak orang.

Dia juga bukan orang yang suka berbicara sebagaimana sales yang tergambar di pikiran Anda. Dia termasuk orang yang pendiam, namun ketika ada teman yang membutuhkan sebuah HP misalnya. Dia menawarkan, dengan kalimat ” Saya belikan dulu, nanti kalau barang sudah datang baru kamu bayar”.

Apakah sudah terbayang di pikiran teman-teman sekalian. Kira-kira ada interaksi apa diantara kedua teman saya ini.

Baik kita kupas.

Berikan Nilai Tambah / Value pada Dagangan Kamu

memberikan solusi kepada orang lain
credit: living 4 harvest

Yang pertama, teman saya yang membutuhkan HP baru, dia dalam situasi hendak membeli HP baru. Maklum, bagi seumuran kami dahulu yang masih usia 20 an awal, banyak dari kami yang menginginkan HP baru. Karena penghasilan sudah cukup stabil, tetapi waktu istirahat yang terbatas karena dikejar lembur.

Sekarang teman kedua yang menawarkan menalangi dulu untuk membelikan HP. Sebenarnya dia sedang menerapkan salah satu prinsip pedagang.

Prinsip pedagang yang mana yang Saya maksud?

Maksud saya adalah, dia sedang menawarkan sebuah solusi. Solusi apa itu?

Solusinya adalah bahwa dia menawarkan untuk membelikan Handphone, dengan menyelipkan value (nilai tambah) di dalamnya.

Value apa yang disisipkan di sana?

Value yang ia berikan adalah bahwa, dia menjamin harga ponsel yang dia belikan merupakan ponsel resmi, dengan harga yang lebih murah. Dia berani menggaransi itu.

Nah, lantas bagaimana dia bisa menjaminkan hal itu? Bagaimana dia melakukannya.

Caranya adalah dia mencarinya di Marketplace (toko online), di toko-toko dengan reputasi yang bagus, namun dia juga menyaring dari harga yang paling terjangkau.

Ya benar. Dia mengambil supplier dari marketplace. Yang ketika itu pada tahun 2015-2016 masih banyak orang yang belum aware dengan peluang besar di Marketplace ini.

Salah satu pelajaran penting yang perlu kita petik adalah BERUSAHA membaca peluang!

Catat satu pelajaran itu.

Bagaimana reaksi teman saya yang mendapatkan tawaran seperti itu? Kebanyakan dari mereka mengiyakan. Karena tanpa resiko. NO RISK!

Barang dia bayar ketika sudah tiba & kelengkapannya Ada.

Dari sanalah akhirnya banyak teman-teman lain yang juga ikut membeli barang “melalui” teman saya ini dengan pola yang sama.

Bayar ketika barang sudah sampai.

Awalnya saya juga tidak begitu yakin dengan apa yang dia lakukan. Karena saya pikir resiko ada padanya. Maksudnya di sini adalah bahwa bisa saja dia memesan barang namun barang tidak sampai. Mungkin karena trouble atau yang lainnya.

Namun ternyata disinilah saya memetik pelajaran yang kedua. Yaitu berani ambil resiko.

Mungkin bagi banyak orang, ketika sebuah usaha atau peluang mempunyai resiko kerugian, maka akhirnya resiko itu yang dikedepankan yang akhirnya berujung mengurungkan untuk mengeksekusi sebuah usaha.

Tetapi ada sudut pandang berbeda yang saya ambil dari pengalaman ini.

Prinsip Seorang Pedagang

pembeli yang puas
credit: oprah.com

Pernah sekali teman saya ini mendapatkan pesanan dari temannya untuk membeli baterai kamera. Dengan harga sekitar Rp 500.000. Seperti biasanya dia melakukan order melalui marketpace.

Namun setelah ditunggu hingga beberapa hari sesuai estimasi pengiriman, ternyata barang tak kunjung datang. Akhirnya dia melakukan pemesanan kembali ke supplier yang lain di marketplace. Dan yang kedua ini barang datang sesuai pesanan.

Di sini saya melihat sebuah konsistensi. Apa yang saya maksud konsistensi?

Iya, sebagai seorang yang berposisi sebagai pedagang, mentalnya memang sudah terbentuk. Bagi beberapa orang lain, ketika terjadi trouble seperti di atas mungkin ia akan mengurungkan niatnya untuk berjualan baterai kamera tersebut dengan berbagai alasan yang ada.

Tetapi di sini dia mengambil keputusan yng berbeda. Dia tetap melakukan pemesanan lagi, walaupun belum jelas pesanan yang pertama ke mana perginya.

Di sinilah salah satu poin yang membedakan antar mental seorang yang hany memikirkan keuntungan dengan seorang pedagang yang berusaha memuaskan sang pembeli.

Lantas dari mana dia mendapatkan keuntungan apabila menerapkan pola semacam ini? Bukankah ini berpotensi merugikan.

Well, kenyataannya tidak.

Mungkin ada kerugian dari satu produk, namun dia sudah mempunyai reputasi tentang berjualan online tersebut, tanpa menampakkan kendalanya.

Alhasil, orderan kian ramai.

Saya masih teringat ketika dia MEMBORBARDIR hampir semua teman yang ada di line kami dengan menyediakan Power Bank yang solutif.

Yesss,, seolah solusi tidak pernah selesai datang darinya.

Anda penasaran dengan powerbank yang memberikan solusi ini?

Mari kita lanjutkan.

Saya langsung cantumkan gambarnya agar Anda bisa benar-benar memahami apa yang saya maksud.

credit: bukalapak

Nah, seperti inilah kurang lebih powerbank yang dia tawarkan. Pada zaman itu, baterai hampir seluruh smartphone mempunyai ketahanan yang rendah yang tidak tahan sampai seharian.

Jadi, kebutuhan power bank nyaris masing-msing individu membutuhkannya. Dan alhasil laris manis. pembelian melonjak secara signifikan.

Oke mungkin sekian dulu beberapa poin yang bisa dijelaskan. Akan admin lanjutkan cerita ini di lain waktu, mungkin besok atau lusa. Nanti admin cantumkan link kelanjutan cerita tentang cara mendapatkan penghasilan ketika corona. Silahkan tinggalkan komentar di kolom di bawah. Wassalam.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: