Kisah Berburu Nganu dan Sepeda Legend Part. 1

Ketika itu di pagi hari yang cukup cerah. Hari Ahad adalah waktu yang selalu ditunggu-tunggu oleh anak-anak SD.

Untuk apa lagi kalau bukan untuk bermain seharian. Sebenarnya sih ini pengalaman yang gak begitu penting ya. Hanya saja menurutku cukup menarik untuk dibagikan. Yah… karena memang masa kanak-kanak adalah salah satu masa yang paling menyenangkan dan unforgetable.

Kamu tahu apa itu unforgetable? Tahu-lah ya. Anak jaman sekarang masa gak tahu sih, apa itu unforgetable.

Unforgetable itu artinya ‘tak terlupakan’.

So, sudah jelas ya Unforgetable itu apa?

 

 

 

Now loading

 

 

 

Maaf ya, berubung processor-nya pake processor jadul Pentium 3, jadi loading-nya agak lama.

Kembali ke laptop,

sumber: bintang.com

Di masa SD dulu, apabila hari libur telah tiba, saya biasa ngumpul bareng sama teman-teman di sebuah pos ronda. Atau dalam bahasa jawa disebut dengan “dam”. Oke sebut saja dam.

Biasanya kami berkumpul sekitar jam 8 pagi (tulisan jam 8 pagi sengaja gak saya tulis 08.00 karena memang ya kumpulnya gak selalu ontime 08.00).

Nah, ketika saya datang ke dam, sudah terlihat beberapa teman yang memang sudah duluan sampai di sana.

Tapi sayangnya saya sudah lupa, itu teman saya namanya siapa saja ya. Haha…

Ya soalnya memang sudah belasan tahun yang lalu. Jadi agak-agak lupa gitu deh.

Gak papa-lah ya. Mereka juga masih masuk dalam klasifikasi manusia kok.

Jadi jangan begitu dipermasalahkan yes.

Dilanjut ceritanya,

sumber: skateistan.org

Kami berkumpul dan merundingkan sesuatu hal yang sangat penting, dan tidak pernah terlintas di pikiranmu?

Apa itu?

Haha… tuh kan benar, kamu tidak bisa menjawabnya.

Oke-lah kalau kamu tidak tahu, saya kasih tahu.

Misi itu adalah misi rahasia. Karena apa?

Karena misi itu hanya kami yang tahu, dan kamu masih gak tahu juga… hahaha (ketawa jahat)

Tapi beneran deh, ini misi rahasia.

Kami memutuskan untuk. . .

sumber: offthegridnews.com

‘berburu’

Wih berburu bro, keren kan?

Coba tebak, kira-kira senjata tempur apa yang kami gunakan untuk berburu?

Senapan angin? Bukan!

Ketapel? Bukan!

sumber: freakingnews.com

Bazzooka? Haha… ya gak mungkin-lah! Becanda aja lu tong!

Senjata kami adalah. . .

 

 

 

 

CETING

Bukan, bukan, bukan chatting!

Terus alat buru macam apa itu?

Ya sudah nyari aja di google yang gampang.

 

 

 

 

Sudah ya, lanjut aja.

Cerita yang sebenarnya:

sumber: khdewamurah.com

Kami memang suka berburu menggunakan ceting. Ceting adalah sebuah wadah yang biasanya digunakan untung menempatkan nasi oleh orang Jawa.

Biasanya ceting terbuat dari kulit bambu, dan ada pula ceting yang terbuat dari plastik. Nah, biasanya kami menggunakan ceting yang terbuat dari plastik untuk berburu.

Tentunya kamu semakin penasaran bukan apa sih sebenarnya buruan kami itu?

Hayo ngaku?

Nanti dulu ya dijelasinnya, nunggu cukup umur dulu. Haha.

Sepeda Antimainstream

sumber: duasepeda.wordpress.com

Biasanya kami menuju tempat perburuan dengan bersepeda. Sepeda yang populer saat itu yaitu sepeda legend, yang mahadahsyat bernama BMX.

Sepeda itu merupakan sepeda pemberian dari orangtua. Karena dulu kebetulan saya sempat mendapatkan ranking dua. Kalau tidak salah ketika saya kelas 2 SD. Eh, tapi jangan kebetulan deh, kan semua sudah takdir dari Allah. Dengan perantara ikhtiar yang sungguh-sungguh tentunya.

Tapi serius, saya sangat menyukai sepeda itu, desain yang futuristic, dan bentuk yang aerodinamis, membuat sepeda dengan mudah untuk cepat melesat.

Kecepatan maksimal sepeda itu mencapai 3.000.000 cm/jam. Sungguh performa yang sangat mencengangkan untuk ukuran sepeda dengan bahan bakar tenaga manusia biasa, yang tak sempurna, dan kadang salah, namun di hatiku hanya satu, cinta untukmu, luar biasa. . .

Lah kok lu malah nyanyi si?

Oke next. . .

Satu hal lagi yang saya sukai mengenai sepeda itu ialah corak stripe-nya yang elegan. Stripe itu terlihat garang dengan motif cakaran macan berwarna kuning. Corak itu menghiasai hampir seluruh bagian kerangka sepeda.

Sebenarnya saya bingung, untuk menyebutnya kerangka atau body sepeda. Karena body-nya ya sekaligus kerangkanya itu. Masih bingung dengan apa yang saya maksud.

4 Bagian Pokok Penyusun Kendaraan

Oke, saya jelaskan secara spesifik, mendetail dan terfokus.

Jadi begini, menurut pengalaman saya yang pernah bekerja di salah satu pabrik kendaraan bermotor selama beberapa tahun. Suatu kendaraan setidaknya mempunyai empat bagian pokok.

  1. Bagian penggerak
  2. Bagian penopang
  3. Bagian Pengendali
  4. Bagian Pelengkap

Mari kita bahas poin-poin di atas satu per satu,

1. Bagian Penggerak

Bagian penggerak adalah bagian di mana, komponen-komponen penggerak saling berhubungan. Apabila di beri gaya atau rangsangan masing-masing komponen penggerak ini akan menimbulkan gaya yang untuk mendorong suatu kendaraan bergerak. Beberapa komponen penggerak pada sepeda di antaranya:

sumber: ambrosio.co.uk
  1. Rantai

    sumber: eclatbmx.com
  2. Kayuh atau pedal sumber: kickassfacts.com
  3. dan, Roda

 2.Bagian Penopang

Bagian Penopang adalah bagian di mana pengemudi, atau penumpang menumpukan beban berat badannya pada kendaraan. Bagian Penopang ini harus mempunyai konstruksi yang kuat dan mempunyai daya tahan yang bagus. Sehingga keselamatan pengendara lebih terjamin dan terjaga.

Untuk menunjang kenyamanan saat berkendara. Desain penopang tersebut juga harus lebih aerodinamis dan nyaman untuk di gunakan.

Nah di sinilah kerangka berpengaruh serta dalam kenyamanan berkendara. Suatu hal yang konyol apabila kerangka di desain menggunakan stearofoam, dengan desain yang rapuh.

Satu lagi bagian penopang yang juga berpengaruh pada kenyamanan berkendara adalah jok atau saddle. Desain saddle selain harus kuat dan kokoh, tetapi juga harus elastis untuk dapat meredam goncangan.

Itulah sebabnya beberapa desain saddle di lapisi dengan busa yang cukup empuk dan dilengkapi pula dengan beberapa pegas sebagai peredam goncangan.

3. Bagian Pengendali

Kendaraan kamu sudah mampu bergerak, melesat dengan cepat, dengan konstruksi penopang yang kuat dan nyaman? Tetapi apa yang terjadi apabila kamu tidak bisa membelokkannya ke kanan dan ke kiri?

Dan apa jadinya apabila ketika kamu sedang memacu kendaraan dengan cepat kemudian ada orang mendadak lewat di depanmu tanpa permisi atau konfirmasi via sms dahulu?

Jawaban untuk dua pertanyaan di atas adalah harus ada komponen di mana kamu bisa dengan mudah membelokkan kendaraan, dengan nyaman, dan bagaimana kamu bisa menghentikan kendaraan dengan aman.

Benar sekali. Komponen pengendali merupakan bagian ynag tidak boleh di abaikan. Karena menyangkut keselamatan banyak orang. Semakin maju suatu teknologi, maka semakin besar pula resiko yang harus dihadapi.

Semakin besar resiko yang di hadapi, maka kita di tuntut untuk semakin inovatif dan antisipatif. Salah satu inovasi yang terus dikembangkan oleh beberapa perusahaan kendaraan bermotor saat ini adalah komponen penggerak khususnya stang atau stir kemudi dan rem atau brake.

Teknologi pemutakhiran pada setang dengan mendesain stang agar mudah dioperasikan, dan ringan untuk di gerakkan. Sekarang sudah banyak kendaraan sepeda motor hingga mobil dengan kualitas kendali kemudi yang semakin nyaman dan mudah dioperasikan.

Untuk rem sendiri, perannya sangat vital dalam menjaga kendaraan tetap terkontrol di saat-saat yang genting. Rem Tromol dan Rem Cakram masih banyak di gunakan. Dengan mekanisme tekanan menggunakan kabel dengan minyak rem yang cukup populer saat ini.

4. Bagian Pelengkap

Bagian pelengkap adalah beberapa bagian yang berfungsi untuk menyempurnakan kinerja kendaraan. Agar Kendaraan lebih beroperasi lebih maksimal dan me-minimalisir kemungkinan terjadinya kecelakaan.

Komponen pelengkap diantaranya:

  1. lampu
  2. klakson
  3. speedometer
  4. spark bor, dan beberapa aksesoris yang lainnya.

Oke, berubung sudah 1000 kata lebih tulisan saya, maka artikel ini bersambung di part 2.

Oleh karena itu, ikutin terus cerita masa kecil yang saya mix dengan pengalaman kerja beberapa tahun yang lalu.

2 pemikiran pada “Kisah Berburu Nganu dan Sepeda Legend Part. 1

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: