Jenis dan Manfaat Lebah Madu

  •  Manfaat Madu
  • Lebah Madu
  • Khasiat Madu
  • Gambar Madu
  • Kandungan Madu

Lebah Madu – Kamu pastinya sudah paham dengan Lebah Madu. Yaitu jenis serangga yang termasuk dalam keluarga Apidea “Apini” dengan genus apis. Jenis Lebah penghasil madu ini merupakan hewan yang mempunyai banyak manfaat bagi manusia. Bahkan jika dihitung, ada 20 lebih manfaat lebah madu.

Oleh karena itu, untuk kesempatan kali ini, kita akan membedah mengenai berbagai macam hal tentang lebah madu. Mulai dari jenis lebah, manfaat lebah, hingga manfaat madunya itu sendiri. Ya benar, bahkan madunya sendiri sedikitnya mempunyai 60 manfaat.

Baiklah kalau begitu mari kita bedah 1 per satu topik kita mengenai jenis lebah, manfaat lebah madu, hingga manfaat madu berikut ini.

Jenis-jenis Lebah

Ada banyak sekali jenis lebah yang ada di muka bumi ini, lebah-lebah itu menghisap nektar dari berbagai macam bunga yang bebeda. Karena itu jenis madu yang dihasilkanpun dapat berbeda-beda. Tergantung kandungan apa saja yang terdapat pada nektar di dalam bunga-bunga tertentu.

Di Indonesia sendiri, ada 6 spesies lebah madu, di mana ada 7 spesies lebah di seluruh dunia.

Berikut ini berbagai jenis lebah ada di penjuru dunia:

  • Sarang Lebah Madu Apis florea
  • Lebah Madu Apis florea
  • Lebah Madu
  • Lebah Madu Apis cerana
  • Sarang Lebah Madu Apis dorsata
  • Lebah Madu Apis mellifera
  • Lebah Madu Apis dorsata

Mari kita bedah satu per satu jenis-jenis lebah di atas,

 Lebah Madu Kerdil atau Red Dwarf Honey Bee (Apis Florea)


Jenis lebah madu kerdil atau sering juga disebut dengan apis florea
sumber: alchetron.com

Lebah jenis ini merupakan satu-satunya jenis lebah yang tidak terdapat di indonesia. Jenis lebah madu yang satu ini tersebar di Asia Tenggara seperti Kamboja hingga negara-negara Asia Selatan seperti India, Iran dan Oman.

Madu yang dihasilkanpun sedikit berbeda, karena letak secara geografis dan iklimnya juga berbeda dengan Indonesia. Lebah madu yang satu ini mempunyai ukuran lebih kecil dibandingkan dengan lebah madu jenis lainnya.

Itulah sebabnya kenapa lebah madu yang satu ini disebut juga dengan sebutan lebah madu kerdil. Lebah madu ini banyak di ternak di wilayah Kamboja dan Thailand.

Lebah Madu Hitam Kerdil atau Black Dwarf Honey Bee (Apis andreniformis) 


jenis lebah Apis andreniformis lebah yang bermanfaat bagi manusia
sumber: flickr.com

Lebah madu yang satu ini merupakan lebah madu yang terdapat di dataran Asia dengan iklim tropis dan sub-tropis. Penyebarannya cukup luas. Tersebar di negara-negara seperti India, China bagian tenggara, Laos, Burma, Vietnam, Filipina (Palawan), Malaysia, hingga Indonesia.

Di Indonesia sendiri, penyebaran jenis Lebah Madu Hitam Kerdil ini berada di Pulau Jawa dan Pulau Kalimantan. Namun jenis lebah madu yang satu ini semakin langka dan sudah sulit untuk dijumpai.

Lebah Madu Timur atau Asiatic Honey Bee (Apis cerana)


jenis lebah madu apis cerana, lebah madu yang bermanfat bagi manusia
sumber: seruni.id

Jeni Lebah Madu Timur tersebar di Asia Tenggara, Asia Selatan, Asia Timur bahkan hingga ke Oseania. Tersebar dari India, Pakistan, Bangladesh, Jepang, Nepal, China, Korea, Malaysia, Indonesia Papua Nugini, Kepulauan Solomon, bahkan belakangan dijumpai pula di Australia.

Di Indonesia, jenis lebah madu ini tersebar hampir diseluruh pulau besar di Indonesia, mulai dari Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Madura, Bali, Lombok, hingga Maluku dan Papua.

Habitatnya berada di hutan hujan tropis, padang rumput yang lembab, dan bahkan bisa hidup di savana yang kering sekalipun. Lebah jenis ini memang dianggap lebih mudah dalam penyebarannya, karena daya tahan yang lebih baik dibandingkan dengan jenis lebah yang lainnya.

Lebah Madu Raksasa (Apis dorsata)


apis dorsata adalah salah satu jenis lebah madu asli dari indonesia
sumber: flickr.com

Lebah Madu Raksasa (Apis dorsata) merupakan jenis lebah asli dari Asia tenggara dan Asia Selatan. Tersebar di antara Nepal, India, Indonesia, Malaysia, dan Filipina. Penyebarannya di Indonesia hampir mencakup seluruh pulau kecuali Papua.

Jenis lebah yang satu ini sangat cocok di budidayakan di Indonesia. Iklim tropis sangat cocok dengan habitat asli lebah jenis ini. Para petani madu biasanya akan membuat sarang lebah berdekatan dengan taman bunga, sehingga lebah madu dengan mudah mengambil nektar yang terdapat di dalam bunga.

Lebah Madu Merah (Apis koschevnikovi)


Lebah Madu Merah (Apis koschevnikovi) dapat diambil manfaatnya
sumber: northcountrypublicradio.org

Jenis Lebah madu yang satu ini  hanya didapatkan di daratan Indonesia dan Malaysia. Tersebar di Pulau Jawa, Sumatra dan Kalimantan. Ekornya berwarna jingga terang. Dalam satu kolini, jumlah mereka tidak lebih dari seribu ekor. Tetapi mereka bereproduksi dengan cepat.

Lebah jenis ini masih banyak dijumpai di Sumatera dan Kalimantan, tetapi keberadaannya di Pulau Jawa semakin langka.

Lebah Madu Lokal Sulawesi (Apis nigrocincta)


sumber: tonimoa.blogspot.co.id

Lebah Madu Lokal Sulawesi hanya dapat dijumpai di Indonesia dan Filipina, tepatnya di Pulau Sulawesi, Kepulauan Sangihe dan Kepulauan Mindanao. Ekornya berwarna kecoklatan.

Lebah penghasil madu ini hidup berkelompok dan jarang berpindah-pindah tempat. Dalam satu koloni, ratu lebah dapat menghasilkan lebih dari 2000 telur di setiap harinya. Lebah jenis ini juga bisa hidup berdampingan dengan jenis Apis cerana.

Lebah Madu Barat atau Western Honey Bee (Apis mellifera) 


sumber: yaplakal.com

Jenis Lebah Madu Barat merupakan jenis lebah madu yang paling banyak tersebar di dunia ini. Penyebarannya mulai dari Asia, Afrika, bahkan hingga Eropa. Jenis lebah ini merupakan jenis lebah yang paling banyak budidayakan hampir di seluruh dunia.

Bukannya tanpa alasan, daya tahan yang kuat dengan kemampuan beradaptasinya yang baik membuat para pembudidaya melirik jenis lebah yang satu ini. Di indonesia, budidaya lebah Western Honey Bee banyak ditemukan di hampir semua pulau besar di Indonesia.

Sebenarnya ada ratusan jenis lebah yang terdapat di dunia. Tetapi jenis lebah yang lain tidak mampu menghasikan madu sebanyak jenis-jenis lebah yang sudah saya jelaskan di atas. Sehingga saya rasa tidak perlu saya jabarkan lagi spesies yang lain.

Baca juga:

1. Jenis dan Harga Ikan Aligator

2. Jenis dan Harga Iguana

3. Cara Menanam Tanaman Pot

Kasta dan Pembagian Tugas Pada Lebah

  1. Lebah ratu merupakan ratu dari sebuah koloni lebah yang berjumlah ribuan. Hanya ada satu ratu lebah di dalam sebuah koloni lebah. Ratu lebah tidak pernah pergi menuinggalkan sarangnya. Ratu lebah hanya bertelur di sepanjang
  2. Lebah pekerja merupakan jenis lebah terbanyak yang terdapat dalam sebuah koloni lebah. Tugas lebah pekerja ini adalah membangun sarang dan mengambil nektar dari bunga-bunga yang yang kemudian dikumpulkan di dalam sarang
  3. Lebah jantan, merupakan jenis lebah yang mempunyai tugas khusus untuk mengawini lebah ratu. Dengan adanya perkawinan antara lebah jantan dan lebah betina, maka regenerasi lebah akan terus berlangsung, dan koloni baru akan muncul.

Manfaat Bagian-bagian pada Lebah Madu Bagi Manusia

Banyak sekali manfaat yang bisa kita ambil dari lebah madu ini diantaranya:

A. Manfaat Sarang Lebah Madu

Para lebah mengumpulkan resin dari tumbuh-tumbuhan yang kemudian digunakan sebagai sarang lebah atau propolis. Lubang-lubang yang terdapat di dalam sarang lebah di tutup dengan menggunakan propolis. Propolis diambil dari bahan-bahan lengket yang terdapat pada tumbuhan.

Banyak sekali kandungan gizi yang terdapat pada propolis diantaranya seperti berbagai macam vitamin seperti vitamin A, B kompleks, C, D, E, protein, Biotin, dan Bioflavanoid. Karena kandungan gizinya yang sangat kaya inilah, sehingga propolis mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan sebagai berikut:

1. Propolis dapat Membunuh Jamur, Bakteri, dan Virus di dalam Tubuh

Adanya kandungan bioflavonoid yang ada pada sarang lebah dapat membantu tubuh dalam membunuh mikroorganisme seperti virus, jamur, maupun bakteri berbahaya yang terdapat di dalam tubuh.

Ada banyak virus yang dapat dimatikan dengan menggunakan propolis, virus-virus tersebut seperti Salmonella, virus influenza, typhosa, Staphyyococcus, Streptococcus, E. Coli, Herpes, dan H.Pilori.

2.  Propolis dapat Meningkatkan Sistem Imun

Sarang lebah atau propolis juga merupakan antioksidan alami yang dapat membantu meningkatkan sistem imun atau daya tahan di dalam tubuh.

Antioksidan tersebut berfungsi sebagai penangkal radikal bebas yang dapat meracuni dan menimbulkan banyak gangguan kesehatan seperti penyakit jantung, tumor, atherosclerosis , kanker, stroke, maupun jenis penyakit lainnya.

Dengan adanya kandungan biovlafonoid yang terdapat di dalam sarang lebah, maka aktivitas sistem imun dalam tubuh akan lebih aktif dalam menangkal berbagai macam penyakit yang sebabkan oleh bakteri, virus, maupun mikroorganisme.

Penyakit yang dapat dinetralisir oleh propolis diantaranya diabetes, gangguan saluran pernafasan, cirrhosis, hepatitis, dan penyakit lainnya.

4.  Propolis dapat Berfungsi sebagai Anti Peradangan

Dengan mengkonsumsi sarang lebah atau propolis, pengeluaran hormon yang dapat memberikan reaksi peradangan bisa dihambat atau juga disebut dengan prostaglandine. Sangat dianjurkan bagi penderita rheumatoid arthritis seperti penyakit nefritis, radang sendi maupun asam urat.

5. Propolis dapat Menjaga Kesehatan Sistem Pencernaan

Kandungan yang terdapat di dalam sarang lebah atau propolis juga dapat menghambat pertumbuhan bakteri helicobakter pylory yaitu bakteri penyebab timbulnya peradangan pada lapisan lambung seperti pada penyakit ulcus lambung, maag dan penyakit pencernaan lainnya.

6. Propolis dapat Mempercepat Proses Penyembuhan Luka

Propolis mengandung vitamin C yang dapat mempercepat proses pertumbuhan jaringan baru yang ada di dalam tubuh, sehingga sangat baik digunakan sebagai obat pemulihan dan penyembuhan luka.

7. Propolis dapat Menyembuhkan Stress

Di dalam Propolis atau sarang lebah, terdapat nutrisi yang berguna dalam meredam tekanan saraf-saraf pada otak. Dengan begitu, pikiran akan menjadi lebih tenang, rileks, dan dapat menekan perasaan takut.

B. Manfaat Lebah Madu

Tak hanya madu dan propolisnya saja yang mempunyai khasiat luar biasa. Bahkan Lebah Madu-nya sendiri-pun mempunyai manfaat bagi manusia.

8. Lebah Madu Membantu Proses Penyerbukan pada Tanaman

Proses penyerbukan adalah proses terpenting dalam reproduksi pada tumbuh-tumbuhan berbiji. Penyerbukan adalah proses di mana serbuk sari jatuh mengenai permukaan putik, sehingga Dalam proses ini, peran lebah adalah membantu menyebarkan serbuk sari pada bunga-bunga yang ia hinggapi.

9. Lebah Madu dapat digunakan untuk Terapi Kesehatan

Siapa sangka, bahkan ketika menyengat, lebah madu dapat memberikan manfaat bagi manusia. Walaupun menyakitkan, tetapi racun yang terdapat pada sengatan lebah madu mempunyai zat yang dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit.

Penyakit-penyakit yang dapat disembuhkan dengan sengatan lebah madu diantaranya seperti , multiple sclerosis (MS), rheumatoid arthritis, nyeri saraf (neuralgia), pembengkakan pada tendon (tendonitis),  serta memulkihkan kondisi otot seperti enthesitis dan  fibromyositis.

Selain dapat mengobati penyakit sebagauimana di atas, terapi sengatan lebah juga bisa digunakan untuk membantu proses pengobatan penyakit HIV AIDS. Racun lebah tersebut akan bekerja dengan cara memecah cangkang virus penyebab penyakit tersebut.

Racun lebah akan terus bereaksi untuk mematikan dan menghancurkan sel-sel virus yang tersisa.

C. Manfaat dari Madu yang Dihasilkan oleh Lebah

Untuk yang satu ini pastinya kamu sudah tidak heran, karena madu merupakan salah satu hasil dari lebah madu yang terkenal dan kaya akan manfaat. Bahkan kandungan nutrisinya sudah dimanfaatkan sejak berpuluh-puluh abad yang lalu.

Berikut ini berbagai macam manfaat dari madu yang dihasilkan oleh lebah madu tersebut:

10. Madu dapat digunakan Sebagai Anti-alergi

Dr. Matthew Brennecke, seorang dokter naturopati dari Fort Collins, Colorado Amerika Serikat mengungkapkan bahwa madu adalah vaksin alamiah yang dapat merangsang respon imun untuk menghasilkan antibodi dalam menangkal terjadinya alergi yang ada di dalam tubuh.

Di samping itu,  lebah madu juga mempunyai efek anti-inflamasi dan kemampuan untuk meredakan batuk dapat pula mengurangi terjadinya gejala alergi musiman.

11. Madu dapat Berfungsi Sebagai Sumber Energi

Di dalam satu sendok madu, terdapat sekitar 17 gram karbohidrat yang kemudian akan diproses oleh tubuh menjadi glukosa dan fruktosa yang dapat langsung diserap oleh darah di dalam tubuh sehingga dapat memberikan energi pada tubuh dengan cepat.

12. Madu dapat Meningkatkan Memori

Tahukah kamu? ternyata madu dapat meningkatkan memori yang terdapat pada otak. Hal ini dapat terjadi karena adanya kandungan antioksidan yang terdapat di dalam madu yang dapat membantu dalam mencegah terjadinya kerusakan sel-sel yang terdapat di dalam otak.

Di dalam sebuah studi  yang dilakukan pada tahun 2011 membuktikan bahwa ketika kita mengkonsumsi satu sendok madu setiap hari, maka dapat meningkatkan memori pada wanita yang tengah memasuki masa menopause.

Madu juga dapat memberikan terapi alternatif ketika terjadinya penurunan intelektual seiring berkurangnya hormon yang dihasilkan oleh tubuh. Di samping itu, madu juga berkhasiat dalam membantu proses penyerapan kalsium yang sangat dibutuhkan oleh otak.

13.  Madu dapat Menekan Gangguan Batuk

Jurnal Pediatrick ketika tahun 2012 menerbitkan sebuah penelitian yang menyatakan bahwa ternyata madu bisa digunakan sebagai obat alternatif untuk mengatasi berbagai macam gangguan batuk dan pilek.

Adanya cairan kental dan rasa manis yang terkandung di dalam madu dapat berguna dalam melindungi tenggorokan dari berbagai macam serangan virus yang menyebabkan batuk, dengan cara memicu ujung saraf. Infeksi saluran pernapasan juga dapat diobati dengan menggunakan madu.

14. Madu dapat Mengatasi Gangguan Tidur

Madu juga memiliki sifat yang mempunyai kemiripan dengan gula. Madu juga dapat menaikkan insulin dan juga melepaskan serotonin yang berdampak pada meningkatnya suasana hati dan kebahagiaan. Zat serotonin dan melatonin berasal dari asam amino yang terdapat di dalam madu.

Menurut ahli diet dan ahli gizi dari Seattle Sutton Makanan Sehat di Chicago Rene Ficek menyatakan bahwa, tubuh akan mengubah serotonin ke melatonin, di mana melatonin merupakan senyawa kimia yang berpengaruh dalam mengatur kualitas tidur seseorang.

15.  Madu dapat Menghilangkan Ketombe

Sebuah study yang diterbitkan oleh European Journal of Medical Research pada tahun 2001 mengungkapkan bahwa menggunakan madu yang telah dicampur dengan air hangat di sekitar kulit kepala dapat mengatasi berbagai macam masalah pada kulit kepala seperti timbulnya ketombe dan bahkan dapat mencegah terjadinya kerontokan pada rambut.

Sifat antibakteri dan antijamur yang terkandung di dalam madu mampu untuk mengatasi gangguan dermatitis seboroik. Sifat anti-inflamasi yang terdapat di dalam madu juga akan mengatasi kemerahan dan rasa gatal yang terdapat pada pada kulit kepala.

16. Madu dapat Menyembuhkan Luka Bakar

Adanya sifat antibiotik alami yang terdapat di dalam madu dapat digunakan sebagai media pengobatan baik eksternal maupun internal. Madu juga bisa untuk digunakan dalam pengobatan secara konvensional untuk luka sayatan ataupun luka bakar yaitu berfungsi sebagai desinfektan luka.

Menurut seorang ahli onkologi bedah payudara di St Louis, Dr. Diane Radford mengatakan bahwa madu mempunyai sifat antibakteri sebagai penyembuh luka.

2 pemikiran pada “Jenis dan Manfaat Lebah Madu

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: