Faktor-faktor Terjadinya Migrasi

Di dalam dinamika kehidupan, terkadang manusia harus melakukan migrasi atau perpindahan ke tempat-tempat tertentu. Faktor- faktor yang yang dapat menyebabkan terjadinya migrasi pada manusia ada beberapa macam. Migrasi terjadi karena adanya faktor penarik dan faktor pendorong.

Berikut ini akan saya jelaskan faktor penarik dan faktor pendorong yang dapat mengakibatkan terjadinya migrasi,

Faktor Pendorong

  • Bencana Alam

sumber: cpps.ugm.ac.id

Bencana alam yang tidak dapat diprediksi dengan pasti terkadang membuat seseorang harus rela pergi untuk meninggalkan tempat tinggalnya.

Tanah longsor, banjir, gunung meletus, gempa bumi, hingga tsunami, merupakan bencana alam yang sering  memaksa penduduk yang terkena dampaknya untuk pindah dan mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Situasi semacam ini sering kita jumpai di beberapa daerah tertentu di Indonesia.

  • Pengaruh Lingkungan Sosial

Di daerah tertentu, ada orang-orang yang melakukan migrasi karena memang sudah menjadi kebiasaan para warga yang ada pada lingkungan tersebut. Biasanya hal  itu terjadi akibat dari kebiasaan dari para penduduk di suatu tempat tersebut secara turun temurun.

Hal ini biasanya juga dilakukan oleh suku batak, di mana para pemudanya memutuskan untuk pergi ke luar daerah untuk mencari pengalaman dan penghidupan.

  • Karena Konflik

sumber: teduh.or.id

Sejak zaman dahulu, konflik merupakan salah satu penyebab utama terjadinya krisis kemanusiaan di seluruh penjuru dunia. Akibat-akibat buruk yang ditimbulkan selalu memberikan kerugian bagi kedua belah pihak yang bertikai.

Dinamika kehidupan yang terus terjadi di masyarakat akan berujung konflik apabila tidak bijak dalam menyikapinya.

Ketika konflik kembali pecah dan semakin tak terkendali, maka para penduduk yang berada di ruang lingkup konflik akan merasa terganggu dan merasa terancam.

Untuk menghindari konflik yang terus berkecamuk, mereka akan melakukan migrasi atau perpindahan ke tempat lain yang dirasa lebih aman.

  • Lapangan Pekerjaan yang  Sedikit

Setiap daerah memiliki berbagai macam pekerjaan mayoritas.

Mayoritas penduduk di pedesaan biasanya memilih bertani, berkebun, ataupun beternak.

Bagi penduduk di sekitar pantai, maka mayoritas profesi mereka adalah sebagai nelayan.

Sedangkan penduduk perkotaan mempunyai profesi yang beraneka ragam dan lebih banyak macamnya. Di sana akan lebih banyak terjadi perputaran uang dengan jumlah yang tidak sedikit.

Banyaknya macam dan jumlah lapangan pekerjaan di perkotaan, seolah menjadi magnet yang kuat bagi penduduk pedesaan untuk bermigrasi ke kota-kota atau yang sering juga disebut dengan urbanisasi.

Tetapi apabila urbanisasi tidak ditindaki dengan bijak, maka akan terjadi kesenjangan jumlah penduduk, sehingga menyebabkan terjadinya kesenjangan pertumbuhan ekonomi antara di desa dan di kota.

  • Sulitnya Sumber Pangan

sumber: kedaipena.com

Belakangan ini sedang gempar kabar di media televisi maupun media internet mengenai perpindahan besar-besaran yang dilakukan para warga Negara Tiongkok ke Indonesia.

Menurut berita yang beredar, jumlah imigran yang sudah masuk di Indonesia mencapai jutaan jiwa. Bukan jumlah yang sedikit untuk hitungan jumlah manusia ya.

Tetapi jumlahnya masih belum diketahui secara pasti, dan saat ini masih terus diselidiki oleh pihak yang terkait.

Terlepas dari jumlah pastinya berapa, migrasinya para warga Negara Tiongkok ke Indonesia bukanlah hal yang mengagetkan.

Mengingat di daratan utama China sendiri, jumlah penduduknya sudah mencapai 1 Milyar jiwa lebih, dan itu akan terus bertambah seiring berjalannya waktu.

Apabila mereka tidak segera mencari wilayah kolonial baru, maka para warga Negara Tiongkok akan terancam kelaparan karena kurangnya sumber pangan di wilayah itu.

  • Tercemarnya Suatu Wilayah

sumber: sciencetopia.net

Di tempat-tempat tertentu, terjadi pencemaran-pencemaran yang luar biasa parahnya. mulai dari pencemaran air, udara, bahkan hingga pencemaran tanah.

Pencemaran tersebut biasanya terjadi karena limbah-limbah yang terus-menerus dihasilkan dari pabrik-pabrik di setiap harinya.

Tetapi dalam beberapa kasus ada pula pencemaran yang disebabkan oleh gelombang radioktif yang mempunyai dampak sangat berbahaya.

Contohnya seperti terjadinya tragedi  Chernobyl yang sangat mengerikan.

Meledaknya Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di kota Pripyat, Ukraina menimbulkan dampak yang sangat serius.

Sedikitnya 31 orang meninggal dunia karena terpapar radiasi nuklir yang dilepaskan oleh ledakan PLTN tersebut.

Partikel-partikel radioaktif menyebar luas sampai ke wilayah Uni Sovyet hingga Eropa.

Bahkan paparan radioaktif di Chernobyl masih ada hingga saat ini.

Faktor Penarik

  • Pernikahan

sumber: chinatimes.nl

Urusan jodoh memang tidak ada yang tahu. Ketika seseorang menemukan jodohnya, maka tidak peduli dari mana ia berasal. Mereka akhirnya akan menikah juga.

Ketika sepasang kekasih memutuskan untuk menikah, maka secara otomatis mereka akan memutuskan untuk tinggal bersama pada 1 tempat.

Walaupun tidak semua pasangan suami-istri dapat tinggal bersama dalam 1 tempat, tetapi pernikahan tetaplah menjadi salah  satu faktor penarik kenapa seseorang melakukan migrasi dari tempat ia berasal.

  • Banyaknya Lapangan Pekerjaan

sumber: deakin.edu.au

Apabila kita cermati, kota merupakan tempat yang sangat menarik untuk ditinggali.

Bukan hanya karena fasilitasnya yang lengkap dan serba ada, tetapi peluang-peluang profesi yang ada di perkotaan juga sangat banyak dan beraneka ragam. Hal ini menjadi magnet tersendiri bagi orang-orang yang berada di luar daerah untuk mulai membangun karir di kota.

Biasanya orang pedesaan akan pergi ke kota-kota untuk mencari pekerjaan ataupun mengembangkan usahanya sendiri.

  • Pendidikan

sumber: enterpreneur.com

Ketika seseorang hendak menuntut ilmu, maka dia akan berusaha untuk mendatangi tempat belajar  yang dianggap terbaik baginya.

Tetapi masalahnya, tempat belajar tersebut belum tentu ada di sekitar tempat tinggal pelajar tersebut. Terkadang Sekolah ataupun Universitas terdapat di luar kota, luar provinsi, atau bahkan berada di luar negeri.

Dengan begitu, biasanya para pelajar akan memutuskan untuk melakukan migrasi agar mendapatkan sekolah ataupun universitas yang dianggap terbaik baginya.

  • Program Pemerintah

sumber: andinurroni-reportase.blogspot.co.id

Program pemerintah yang satu ini pertama kali dicetuskan sejak era penjajahan kolonial Hindia Belanda.

Pada masa pemerintahan Presiden Soeharto, mulai banyak di canangkan program-program transmigrasi baru yang banyak orang masih merasa asing dengan program semacam ini. Salah satu programnya yaitu Transmigrasi Bedol Desa.

Transmigrasi bedol desa, yaitu perpindahan penduduk dari satu pulau ke pulau yang lain yang diikuti oleh semua orang dalam suatu desa termasuk para perangkat desa yang ada di desa tersebut.

Para transmigran nantinya akan dipindahkan ke pulau lain di luar pulau jawa.

Di pulau yang baru tersebut sudah disediakan rumah sebagai tempat tinggal  serta ladang untuk bercocok tanam, dan untuk pemenuhan kebutuhan setiap sehari-hari bagi mereka.

Desa yang tadinya ditunggali oleh para penduduk desa, nantinya akan diratakan untuk dijadikan sebuah waduk atau bendungan.

  • Liburan atau Berwisata

sumber: siciliana.it

Siapa orang yang tidak suka dengan berwisata. Hampir semua manusia di muka bumi ini menyukai liburan dan berwisata.

Wisata ada bermacam-macam, dari mulai wisata alam seperti pergi ke pantai, mendaki gunung, bermain, bermain ke taman bunga, dan wisata alam yang lainnya.

Bagi sebagian orang, berwisata tidak hanya cukup dilakukan di dalam negeri. Banyak orang yang memilih untuk menghabiskan waktu liburannya di luar negeri.

Ketika memilih liburan ke luar negeri, maka itu juga termasuk dari migrasi, hanya saja migrasi tersebut dilakukan dalam kurun waktu yang sudah ditentukan.

 

 

Satu pemikiran pada “Faktor-faktor Terjadinya Migrasi

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: