Birrul Walidain | Cara Mudah Membahagiakan Orangtua

BIRRUL WALIDAIN – Ketika bicara mengenai orangtua, tentu saja kita akan berfikir bahwa merekalah salah satu penyebab adanya kita di dunia ini. Kasih sayang mereka selalu tercurahkan kepada kita. Mereka selalu memberikan segala hal kepada kita tanpa mengharapkan imbalan. Sehingga sangat penting bagi kita untuk birrul walidain.

Birrul Walidain

cara Birrul Walidain
sumber: pusmeong.com

Mereka berusaha menyekolahkan kita, berupaya mendidik kita, memberikan pilihan yang terbaik untuk masa depan kita. Mereka bekerja keras membanting tulang, untuk memenuhi kebutuhan kita di setiap harinya.

Tetapi terkadang tanpa kita sadari, kita seringkali mengecewakam mereka. Terkadang karena ucapan kita yang kurang mengenakkan, ataupun dengan sikap kita yang kurang pantas di hadapan mereka.

Oleh karena itu, sudah sepatutnya kita untuk memperhatikan bagaimana sebaiknya kita harus bersikap dan berbuat, agar hati mereka lebih bahagia. Karena mereka yang selalu menjaga kita sehingga kita selalu aman dan sehat afiat.

Berikut adalah beberapa hal yang perlu kita perhatikan dan lakukan untuk membahagiakan orangtua kita dengan cara yang mudah dan sederhana:

Membantu Meringankan Beban Orangtua

Meringankan Beban Orangtua
sumber: Mukomukoshare.com

Tidak asing lagi bagi kita bahwa orangtua senantiasa memberikan yang terbaik bagi anak-anaknya. Mereka akan melakukan banyak hal untuk pemenuhan kebutuhan bagi anak-anaknya. Oleh karena itu, kita sebagai anak yang tahu diri, sudah semestinya kita harus peka akan apa-apa yang mereka butuhkan.

Berusahalah untuk membantu pekerjaan orangtua dengan hal sederhana yang kita sanggup melaksanakannya. Contohnya seperti membantu mencuci piring, menyapu lantai, ikut membantu pekerjaan orangtua di ladang.

Bisa juga memberikan beberapa uang kepada mereka apabila kita sudah bekerja. Untuk meringankan beban hidup mereka. Karena seiring berjalannya waktu, stamina orangtua kita semakin berkurang karena di makan usia.

Merespon Panggilan Orangtua seperti Saat Mengangkat Telpon

Merespon Panggilan Orangtua
sumber: themuslimvibe.com

Ketika kita sedang asyik dengan dunia kita sendiri. Entah itu belajar, mengaji, bermain gadget, atau sedang bermain dengan teman. Tanpa di duga terkadang orangtua memanggil kita karena suatu hal. Nah di situlah kita harus mampu legowo untuk memenuhi panggilan mereka sesegera mungkin.

Dengarkanlah dengan antusias apa yang mereka sampaikan. Dan segera laksanakan apa yang mereka perintahkan. Hal itu akan membuat mereka merasa di hargai oleh anaknya, dan tentu saja birrul walidain semacam ini akan sangat berarti bagi mereka.

Mendengarkan Saran Orang Tua

Mendengarkan Saran Orang Tua
sumber: ent-surgery.com.au

Sedari kecil orangtua acapkali memberikan nasehat-nasehat kepada anak-anaknya. Mereka senantiasa memberikan masukan-masukan kepada kita. Karena mereka sangat sayang kepada kita.

Terkadang kita merasa bosan dengan apa yang mereka katakan. Karena berulang-ulang dan sudah ratusan kali kita mendengarkan nasehat  itu. Tetapi ketahuilah, bahwa mereka melakukan itu bukan tanpa sebab.

Mereka terus menasehati kita karena mereka tahu, dan sudah berpengalaman dalam mengarungi samudera kehidupan yang keras ini. Dibandingkan mereka, sudah jelas kita tidak ada apa-apanya dalam hal arti kehidupan dan akibat dari setiap keputusan yang diambil.

Mereka lebih paham mana yang harus dihindari dan mana pilihan yang harus diambil. Patuhilah setiap nasehatnya, karena mereka selalu memberikan saran terbaik bagi anaknya. Apabila terjadi perbedaan pandangan, maka utarakanlah pandanganmu setelah orangtua selesai berbicara.

Jangan potong pembicaraan orangtua ketika mereka sedang menasehati. Perhatikanlah etika ketika berbicara dengan mereka. Bahasa yang santun akan membuat mereka lebih merasa dihargai, dan dianggap sebagai orangtua yang dihormati anaknya. Dan ini termasuk dari bentuk birrul walidain.

Berusaha Untuk menjadi Dewasa

menjadi dewasa
sumber: blogspot.com

Berusaha untuk menjadi dewasa merupakan salah satu tahap yang membutuhkan proses yang tidak sebentar. Pendewasaan diri biasanya timbul karena beberapa pengalaman dan pembelajaran di dalam hidup bermasyarakat. Ini adalah salah satu bentuk birrul walidain.

Yang mana prosesnya berliku dan terkadang terasa berat untuk di jalani. Tetapi di sinilah kita akan menjadi manusia yang sebenarnya. Ketika kita sudah di anggap cukup dewasa oleh orangtua kita. Maka mereka akan merasa bahwa tugas mereka sebagai orangtua sudah lebih ringan.

Sehingga pikiran mereka akan lebih tenang. Karena mereka sudah percaya kepada kita yang dianggap lebih bisa diandalkan. Mereka menganggap kita telah mampu hidup dengan cara yang baik, dengan pertimbangan yang matang.

Bekerja Keras, dan Sisihkan Penghasilan Untuk Orangtua

Bekerja Produktif, dan Kurangi Tindakan yang Tidak Berguna
sumber: Mexperience.com

Terkadang kita melakukan beberapa pekerjaan yang memang kurang bermanfaat. Misalnya seperti main game, nonton TV, atau tidur di waktu pagi. Sebenarnya itu bukan masalah, apabila kita melakukannya dengan porsi yang tepat.

Tetapi, karena terlalu asyik dengan hal-hal tersebut, mengakibatkan banyak sekali waktu kita yang terbuang. Padahal masih banyak pekerjaan yang lebih penting yang belum kita kerjakan. Oleh karena itu, berusahalah untuk melakukan pekerjaan yang menurut kita lebih bermanfaat dan produktif.

Karena Tuhan memberikan kita waktu dengan gratis. Tetapi Tuhan tidak memberikan kita kesempatan untuk memutarbalikkan waktu walau sekedar satu detik sekalipun. Terlalu banyak melakukan hal yang sia-sia secara tidak langsung dapat membuat kesal orangtua kita.

Biasanya mereka akan menegur kita. Sebenarnya mereka menginginkan kebaikan bagi kita. Mereka ingin kita menjadi manusia yang lebih berguna dengan mengurangi pekerjaan-pekerjaan yang kurang bermanfaat.

Selektiflah Memilih Teman

Selektiflah ketika Memilih Teman
sumber: Rabblerousetheworld.com

Setiap orangtua selalu berusaha mendidik anaknya dengan cara-cara mereka sendiri, dengan harapan agar anaknya menjadi manusia yang berkarakter dan berakhlak mulia. Tetapi mereka tidak bisa sepenuhnya mengarahkan anak-anaknya ketika sudah di luar lingkungan rumah.

Ketika kita sekolah misalnya. Kita akan bertemu teman-teman dari berbagai latarbelakang. Dan di sinilah kita harus mampu selektif dalam memilih teman. Ada beberapa teman dengan kepribadian buruk, yang dapat mempengaruhi kita secara langsung maupun tidak langsung.

Entah itu perkataan, perbuatan, atau bahkan dengan cara berfikirnya. Tetapi ada juga teman dengan kepribadian terpuji yang dapat kita tiru, dan ikuti tindakannya. Nah, berusahalah untuk bergaul dengan teman yang terpuji dan pandai dalam segi akademis ataupun non-akademis.

Pilihlah mana yang sekiranya cocok dengan kamu. Jangan bergaul dengan teman yang cenderung dalam keburukan dan tidak memiliki visi yang jelas. Ini adalah bentuk berbakti kepada orangtua ( birrul walidain ) secara tidak langsung.

Memberikan Perhatian kepada Orangtua

Perhatian kepada Orangtua
sumber: entimem.mx

Orangtua memberikan perhatian kepada anaknya. Mungkin itu  sudah sering dan kita biasa mendapatkannya dari mereka. Karena mereka benar-benar peduli dan menganggap kita sangat berarti bagi hidup mereka.

Oleh karena itu, tidak ada salahnya kita sebagai anaknya yang sangat mereka sayangi melakukan hal yang sama. Berikanlah perhatian kepada orangtua kita. Tanyailah kabarnya lewat telpon ketika kamu sedang jauh.

Tanyai apa saja yeng selama ini mereka kerjakan, tanyailah beberapa hal yang belakangan terjadi, yang mereka antusias untuk menceritakannya. Pastikanlah mereka senantiasa sehat dan tidak kekurangan suatu apapun.

Jadikanlah mereka prioritas sekaligus penyemangatmu dalam meraih kesuksesan. Mereka akan sangat gembira, karena merasa dipedulikan walaupun terpisah oleh jarak. Dengan begitu, tentunya kamu termasuk seseorang yang birrul walidain atau berbakti kepada orangtua.

Mendo’akan Orangtua

berdoa untuk orangtua
sumber: weneedtotalkaboutislam.com

Dengan mendo’akan, kamu sebenarnya telah memberikan hal yang sangat penting terhadap orangtuamu sendiri. Karena tidak hanya urusan dunia, tetapi do’a biasanya memunajatkan mengenai urusan akhirat.

Mendo’akan orangtua semestinya dilakukan dengan sungguh-sungguh di setiap harinya. Di sela-sela waktu sebelum atau sesudah sholat misalnya. Bagi orang yang beriman, hal ini sangat penting, dan akan berpengaruh besar pada kehidupan orangtua kita.

Do’akanlah agar orangtua kita senantiasa diberi Hidayah Iman, dan Islam. Munajatkanlah juga agar selalu diberi kesehatan, usia yang panjang, dan dipermudah akan segala urusannya.

Sering Mengunjungi Rumah Orangtua

Berkunjung Rumah Orangtua
sumber: cornwallsecurity.com

Bagi kamu yang sudah berkeluarga. Sudah menjadi hal yang umum bahwa kamu akan tinggal di rumah yang berbeda dengan orangtuamu. Akan tetapi, apabila rumah kamu tidak terlalu jauh dengan orangtua.

Berusahalah untuk mengunjunginya sesering mungkin. Luangkanlah waktu untuk mengunjungi mereka. Karena hal itu akan membuat mereka merasa sangat di pedulikan.

Mengajak Orangtua Berjalan-jalan

liburan dengan orangtua
sumber: Shutterstock

“Ha? Berwisata? Memangnya penting ya? Kan mereka sudah tua, tidak perlu wisata-wisataanlah…”

Mungkin sebagian dari kamu akan berfikir seperti demikian. Tetapi ini benar loh. Sesekali ajaklah orangtua kamu pergi bersama ke tempat wisata, atau mungkin tak selalu tempat wisata.

Mungkin kamu juga bisa mengajaknya berwisata kuliner ke tempat makan yang enak atau menjadi favorit mereka. Atau tempat apapun yang mereka sukai. Harusnya kamu tahu-lah ya sebagai anaknya. Hal ini sangat penting, terutama bagi kamu yang suka keluar kota, atau perantauan yang jarang bertemu dengan orangtua.

Manfaatkanlah semaksimal mungkin momen-momen ketika bertemu dengan mereka. Mereka akan merasa sangat senang apabila kita sebagai anak bisa peka dan berusaha memberikan hal yang terbaik bagi mereka. Mereka merasa dicintai dan dipedulikan.

Oke, itulah dia Sepuluh Cara Mudah Mebahagiakan Orangtua. Sebenarnya masih banyak cara-cara untuk membahagiakan orangtua. Mungkin kamu juga mempunyai cara tersendiri untuk bisa membahagiakan orangtua.

Intinya lakukanlah segera cara-cara itu. Jangan malas untuk melakukannya. Karena semakin dewasa kamu, semakin bertambahnya umur kamu, maka kamu akan semakin sibuk dengan pekerjaan dan keluarga kamu sendiri.

Sehingga waktu bersama orangtua-pun akan semakin sulit di dapatkan. Lakukanlah selagi mereka masih ada. Supaya kamu tidak menyesal nantinya. Larena Birrul walidain harus selalu dilakukan disepanjang hayat.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: