Foto dan Video Bali Tempo Dulu yang Mengejutkan

BALI TEMPO DULU – Bali merupakan sebuah Pulau yang terkenal dengan budayanya yang kaya dan penduduknya yang ramah. Tak heran apabila banyak turis mancanegara maupun lokal yang memilih Bali sebagai salah satu tujuan atau destinasi wisata untuk menghabiskan masa liburannya.

Tapi tahukah kamu, seperti apa Bali Tempo Dulu? Berikut ini beberapa foto yang menunjukkan Bali di masa lalu. Kamu akan menjumpai beberapa hal yang unik dan menarik setelah melihat foto-foto jadul di bawah ini:

1. Seorang Empu yang sedang Membuat Keris

senjata khas bali
sumber: blogjuraganku.blogspot.co.id

Di masa-masa sebelum kemerdekaan, keris merupakan salah satu senjata yang banyak digunakan oleh para laki-laki di Pulau Jawa dan Bali. Keris dianggap sebagai salah satu simbol kekuatan dan keberanian.

Oleh karena itu, pada tempo dulu banyak juga dijumpai para pembuat keris atau yang sering juga disebut dengan empu.

Para empu membuat keris sesuai dengan pesanan, baik dengan bahan, ukuran, ataupun bentuknya. Penggunaan keris sebagai senjata untuk menjaga diri sah-sah saja.

Tetapi ada beberapa keris yang dianggap memiliki kekuatan magis, yang seharusnya kita sebagai manusia tidak memerlukannya. Karena keris semacam itu biasanya akan meminta berbagai macam hal sebagai persyaratan dalam perjanjian.

Penggunaan keris masih dapat kita jumpai di Bali. Biasanya keris ini digunakan ketika para umat Hindu Bali melakukan beberapa ritual di dalam waktu-waktu tertentu.

2. Pejabat Bali Tempo Dulu

kerajaan di bali
sumber: oldbalipics.blogspot.co.id

Gambar di atas merupakan foto para pejabat di Bali di zaman dahulu. Bisa dilihat pakaian bawahan mereka yang mengenakan kain batik khas zaman dahulu. Dengan ikat kepala

3. Maestro Tari Bali Tempo Dulu

penari di Bali

Foto di atas merupakan foto dari Sang Maestro Tari Bali di masa lampau yang bernama I Mario. Fotot ini di ambil pada tahun  1940.

4. Raja Buleleng Gusti Ngurah Ketut Jelantik

Pemimpin Bali
sumber: oldbalipics.blogspot.co.id

Gambar di atas merupakan foto Raja Buleleng Gusti Ngurah Ketut Jelantik berada di Batavia yang sekarang Jakarta, menghadap pemerintahan kolonial kala itu, Gubernur Jenderal Sloet van de Beele beserta dengan pengiring-pengiringnya. (Dokumen KITLV, Leiden).

5. Pagelaran Seni Tari Leak di Masa Lampau

kesenian Bali
sumber: balimediainfo.com

Gambar di atas merupakan pagelaran seni Tari Leak yang dilakukan di masa lampau. Pagelaran seni ini merupakan kesenian yang masih di pertahankan hingga sekarang.

Di masa sekarang, biasanya pagelaran seni ini diadakan untuk dipertunjukkan kepada para turis.

6. Dua Penasehat Dewa Agung

Pemerintahan di Bali
sumber: oldbalipics.blogspot.co.id/

Gambar di atas adalah gambar dari dua penasehat ulung Dewa Agung di Klungkung Susuhunan Bali dan  juga Lombok di abad 19. Nama mereka adalah Dewa Agung Rai dan Pedanda Ida Ketut Pidada.

Yang duduk di sebelah kanan adalah Cokorda Dewa Agung Rai yang mempunyai jabatan sebagai Adipati Agung (Rijksbestuurder) ketika itu di kerajaan Klungkung, sedangkan yang duduk di atas kursi di sebelah kiri adalah Pedanda Ida Ketut pidada.

Sedangkan 2 orang yang duduk di lantai, di sebelah kanan bernama Cokorda Raka Djodog, dan seseorang yang membawa tempat sirih (depak dan lelancang) di sebelah kiri bernama Dewa Gede Sasak.

7. Sabung Ayam di Bali

kebiasaan sabung ayam di Bali
sumber: twicsy.com

Foto di atas merupakan foto sabung ayam yang dilakukan oleh dua pria di Bali. Sabung ayam memang menjadi hobi orang-orang Bali di masa lampau. Di bali terdapat beebrapa jenis ayam yang memang sangat digemari oleh para pria dewasa.

Mereka biasanya menggunakan ayam bekisar. Salah satu jenis ayam yang sempat populer di Bali pada masa lampau. Ayam bekisar merupakan ayam hasil perkawinan silang antara ayam hutan hijau jantan (Gallus varius) dengan ayam kampung/ayam buras betina (Gallus gallus domesticus).

8. Raja Selaparang Ratu Agung Gede Ngurah Karangasem

Raja Selaparang  Bali
sumber: oldbalipics.blogspot.co.id

Gambar di atas merupakan foto tempo dulu dari Raja Selaparang Ratu Agung Gede Ngurah Karangasem bersama dengan keluarga dan pengiringnya ketika dalam pengasingan di Batavia (Jakarta) pada tahun 1894-1896 (Dokumentasi: KITLV, Leiden).

9. Raja Buleleng Gusti Ngurah Ketut Jelantik

Raja Buleleng Bali
sumber: oldbalipics.blogspot.co.id

Gambar di atas merupakan foto Raja Buleleng Gusti Ngurah Ketut Jelantik bersama dengan para punggawa dan pembesar kerajaan (dokumentasi: KITLV, Leiden).

10. Perburuan Harimau Bali yang Menyedihkan

Perburuan Harimau Bali
sumber: oldbalipics.blogspot.co.id

Di dalam foto di atas tampak beberapa orang memikul harimau yang sudah tak berdaya. Harimau tersebut merupakan jenis Harimau Bali yang kini  sudah mulai punah.

Hal ini merupakan sebuah pemandangan yang langka, mengingat sangat sulitnya untuk menjumpai harimau Bali di alam liar. Menurut suatu sumber, foto ini diambil pada tahun 1937 ketika beberapa orang memutuskan untuk menembak binatang langka ini.

Ironisnya harimau Bali tak pernah tertangkap secara hidup-hidup tidak pernah dipajang secara umum di kebun binatang hingga sekarang karena saking langkanya. Yang tersisa sekarang adalah beberapa tengkorak dengan tulang dan beberapa foto kucing raksasa ini.

11. Punahnya Harimau Bali

perburuan Belanda di Bali
sumber: dreamindonesia.me

Perburuan harimau Bali tak lain dan tak bukan merupakan inisiatif dari orang-orang kejam dengan bantuan beberapa orang Belanda.

Terdapat cerita yang menarik mengenai perburuan Harimau Bali ini. Samong yang merupakan seekor Harimau Bali terakhir keluar dari tempat persembunyiannya. Harimau Bali betina ini tengah kelaparan karena tidak menjumpai menjangan makanan favoritnya di beberapa hari belakangan.

Samong terpaksa keluar dari hutan, dan mendatangi kandang kambing milik salah satu warga. Naas bagi Samong. Usahanya untuk mencari pengganjal perutnya dipergoki oleh salah satu petani yang tengah lewat.

Petani tersebut-pun tak mau mengambil resiko. Ia segera berteriak dan memukul kentongan guna mencari bantuan dari warga kampung. Hewan bercorak loreng ini berusaha melarikan diri, dan mencari tempat persembunyiaan ke dalam hutan Sumberkina.

Pertemuan dengan manusia tersebut telah tersebar luas, sehingga menggerakkan para pemburu brutal untuk mengambil kesempatan langka ini.

Para pemburu inipun memutuskan untuk masuk hutan Sumberkima dan mencari Samong yang tengah terlunta-lunta hidupnya karena saudara dan kerabatnya telah tiada.

Perburuan ini dikomandoi oleh salah seorang Belanda yang dahulu memang wilayah Bali masih di jajah oleh Belanda. Pada tahun 1925, Samong terbunuh di hutan Sumberkima di tangan para pemburu itu.

Pada tanggal 27 September 1937 harimau endemik di Pulau Bali ini-pun dipastikan lenyap dari muka bumi. Spesies harimau terkecil ini tinggal tersisa foto dan fosilnya saja. Sungguh Tragis!

12. Raja Anak Agung Putu Jelantik

foto raja putu Jelantik
sumber: oldbalipics.blogspot.co.id

Gambar di atas adalah foto Raja Anak Agung Putu Jelantik bersama keluarganya.

Nah demikianlah beberapa foto-foto Bali di masa lampau. Mulai dari foto para pejabat-pejabat dan raja-rajanya, hingga foto para rakyat jelata dengan berbagai macam pekerjaan beserta berbagai macam kesenian yang sangat dilestarikan.

Untuk video Bali Tempo Dulu, karena banyak bagian-bagian yang memeperlihatkan aurat, maka saya mengurungkan untuk mencantumkan video tersebut di dalam artikel ini.

Video saya ganti dengan keindahan Bali yang eksotis dan menjadi primadona bagi para wisatawan mancanegara. Berikut ini videonya:

Berikut ini beberapa keyword yang berkaitan dengan Bali:

Bali tempo dulu memang tak seramai dan segemerlap sekarang, tetapi situasi sosial budayanya yang sangat kental masih dapat kita rasakan bahkan hingga saat ini. Semoga dapat memperluas wawasan kita mengenai sejarah Indonesia di masa lampau. Silahkan tinggalkan komentar pada kolom di bawah ini.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: