Macam-macam Erosi Tanah Longsor dan Penjelasannya

Belakangan ini, seringkali kita mendengarkan kabar terjadinya musibah tanah longsor atau erosi yang terjadi di berbagai daerah di negeri ini. Musibah tanah longsor ini mengundang keprihatinan kita, mengingat musibah ini acapkali memakan korban jiwa, dan menyebabkan kerugian materil yang tidak sedikit.

Apabila tanah longsor semacam ini bisa kita antisipasi sebelumnya, maka kerugian yang ditimbulkan tidak akan terlalu parah.

Di artikel kali ini saya akan membahas secara mendalam mengenai berbagai macam hal yang berkaitan dengan tanah longsor atau erosi. Mulai dari pengertian erosi,  faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya erosi, macam-macam erosi, proses terjadinya erosi, dampak dari erosi, hingga cara pencegahan erosi.

gambar dampak dari erosi

sumber: Kingofwallpapers.com

Pengertian Erosi dan Tanah Longsor

Erosi adalah fenomena terjadinya pengikisan padatan seperti tanah, sedimen, batuan,  dan lain sebagainya yang terjadi karena pergerakan air, angin, es pada tanah atau material lain disebabkan pengaruh gravitasi ataupun aktivitas makhluk hidup.

Erosi tanah merupakan sebuah proses atau peristiwa hilangnya lapisan bagian permukaan tanah, yang biasanya disebabkan oleh pergerakan air maupun pergerakan angin. Erosi tidak hanya terjadi pada tanah, tetapi erosi dapat pula terjadi pada pasir, bebatuan, hingga gletser.

Erosi juga dapat terjadi akibat dari bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, hingga gunung meletus.

Baca juga:

  1. Jenis dan Manfaat Lebah Madu

  2. Jenis dan Harga Ikan Aligator atau Ikan Gar / Ikan Buaya Lengkap dengan Video

  3. Jenis-jenis Iguana Harga Iguana dan Cara Merawat Iguana

Tanah Longsor adalah peristiwa berpindah atau bergesernya tanah dari tempat satu ke tempat yang lainnya. Di negara tropis seperti Indonesia, erosi atau tanah longsor biasa disebabkan oleh pergerakan air yang merembas pada rongga-rongga di dalam tanah.

Hal ini mengakibatkan struktur penyusun tanah menjadi labil, sehingga mudah terjadi tanah longsor mengingat intensitas hujan yang semakin bertambah seiring bergulirnya musim penghujan.

Aktivitas manusia dalam tata guna lahan yang buruk juga menjadi salah satu penyumbang terjadinya tanah longsor.

Penggundulan hutan, pembukaan lahan perkebunan dan perladangan, kegiatan konstruksi pembangunan gedung, kegiatan pertambangan, hingga pembangunan jalan yang tidak tertata dengan baik dapat menyebabkan terjadinya tanah longsor.

Faktor-faktor Penyebab Terjadinya Erosi dan Tanah Longsor

Faktor-faktor pendorong yang menyebabkan terjadinya erosi di antaranya:

1. Iklim dan Cuaca

penyebab erosi dan macamnya

sumber: cra.iaea.org

Iklim dan cuaca mempunyai pengaruh besar dalam proses terjadinya erosi. Apabila musim penghujan tiba, maka konsentrasi air yang berada di dalam tanah akan semakin tinggi. Hal ini berpengaruh pada

kejenuhan tanah yang semakin meningkat pula.
Kejenuhan tanah yang terlalu tinggi mengakibatkan elemen penyusun tanah menjadi lebih berongga. Rongga-rongga ini yang nantinya akan menyebabkan tanah lebih mudah bergeser, dan meningkatkan potensi terjadinya tanah longsor.

2. Vegetasi

penyebab erosi dan vegetasi

sumber: ecotec.co.nz

Jenis-jenis vegetasi yang tumbuh di atas permukaan tanah-pun ikut andil dalam proses terjadinya tanah longsor. Ketika vegetasi didominasi oleh pepohonan rimbun yang besar dengan akar yang mencengkeram kuat pada tanah, potensi terjadinya erosi dapat diminimalisir.

Tetapi apabila vegetasi pepohonan di area tersebut tak banyak dijumpai, maka potensi terjadinya erosi akan semakin besar.

3. Topografi

polusi dapat disebabkan karena topografinya

sumber: plantsandrocks.blogspot.com

Topografi atau keadaan dan bentuk permukaan tanah merupakan salah satu hal yang paling berpengaruh terjadinya tanah longsor. Hal ini pulalah yang menjadi jawaban kenapa tanah longsor biasanya terjadi di wilayah dengan topografi tebing dan bukit-bukit.

Permukaan tanah yang curam dan bukit dengan kemiringan yang ekstrim menyebabkan tekanan tanah ke arah samping dan ke arah bawah semakin besar. Hal ini menyebabkan tanah menjadi lebih labil, sehingga tanah mudah untuk bergeser.

Apabila terus dibiarkan, maka tanah akan bergeser ke tempat yang lebih rendah. Tanah akan melaju secara cepat dan menggusur apapun yang ada di jalur longsoran, bahkan hingga ke area pemukiman sekalipun.

4. Jenis Tanah

jenis-jenis tanah yang rawan terjadi erosi

sumber: projects.inweh.unu.edu

Jenis tanah menjadi salah satu penyebab utama terjadinya tanah longsor. Hal inilah yang menjadi salah satu penyebab terjadinya longsor di Banjarnegara beberapa waktu yang lalu.

Sebagaimana dijelaskan oleh Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Iskandar Zulkarnain, beliau mengatakan bahwa salah satu faktor penyebab terjadinya longsor di Dusun Jemblung, Kecamatan Karangkobar, Banjarnegara, Jawa Tengah adalah dari jenis tanahnya.

Tanah di daerah tersebut mempunyai kerenggangan yang lebih besar dibandingkan dengan komposisi padat yang berada di bawahnya. Ketika terjadi curah hujan tinggi, maka komposisi padat yang ada di bawah tanah tersebut dengan mudah menghantarkan aliran air yang ada di dalam tanah, dan terjadilah longsor.

5. Manusia

Manusia adalah makhluk yang paling bertanggungjawab dalam menjaga dan merusak bumi ini. Ketika

ulah manusia merupakan salah satu penyebab terjadinya erosi

sumber: education.seattlepi.com

manusia mau menjaga dan merawat alam yang diamanahkan kepadanya, maka bencana-bencana  yang akan terjadi dapat diantisipasi dan diminimalisir.

Tetapi sebaliknya, apabila manusia mulai membuat kerusakan-kerusakan, maka manusia pulalah yang akan merasakan dampaknya. Tak terkecuali dengan terjadinya tanah longsor.

Ketika manusia menebang pohon secara sembarangan tanpa mempertimbangkan akibatnya, maka kemungkinan terjadinya erosi atau tanah longsor akan semakin besar.

Gaya gravitasi disertai intensitas air yang tinggi ketika musim hujan tiba akan mempermudah pergeseran tanah. Hal ini terjadi karena pohon yang dapat memperpadat susunan tanah, dan akar pohon yang mencengkeram kuat pada tanah tak lagi dijumpai di area itu.

Macam-macam Erosi

a. Erosi Air

air dapat menyebabkan terjadinya erosi

sumber: Reference.com

Erosi air terjadi akibat terjadinya aliran air pada permukaan tanah yang biasanya berasal dari air hujan. Air hujan tersebut akan menyeret dan menghanyutkan partikel-partikel tanah dan bebatuan disepanjang jalur aliran air. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kekuatan erosi air adalah:

  1. volume air yang bergerak (semakin besar volume air yang bergerak, maka semakin kuat  pula erosi yang ditimbulkan)
  2. keadaan vegetasi (semakin lebat vegetasinya, maka potensi erosi-pun akan semakin kecil)
  3. kemiringan areal lereng (semakin curam lerengnya, maka potensi terjadinya erosi akan semakin besar)

Ada beberapa bentuk dari erosi air, di antaranya erosi tebing sungai, erosi air terjun, dan erosi gelombang air laut.

b. Erosi Gletser

gletser atau runtuhan es dapat menyebabkan polusi

sumber: wmdramble.blogspot.com

Gletser merupakan salju atau es yang meluncur melewati lereng-lereng bukit. Eksarasi merupakan istilah dari proses erosi yang disebabkan oleh gletser. Di wilayah yang bersalju, ketika musim dingin tiba biasanya salju akan turun kemudian bercampur dengan tanah dan meresap masuk ke dalam pori-pori tanah.

Ketika musim panas tiba, salju yang tadinya meresap pada tanah mencair dan mengalir dengan membawa material-material erosi.

c. Erosi Angin

terjadinya erosi yang diakibatkan oleh angin

sumber: themediaexpress.com

Pernahkah kamu melihat badai pasir ketika menonton televisi? Nah, badai pasir semacam itu merupakan salah satu penyebab dari erosi angin. Erosi angin biasanya terjadi di wilayah yang lapang, dengan sedikit vegetasi, dan kering.

Contohnya seperti gurun pasir dan dataran di wilayah Afrika. Deflasi adalah istilah yang digunakan untuk proses erosi yang disebabkan oleh angin. Angin yang mempunyai kecepatan tinggi akan mengikis bebatuan dan menerbangkan kikisan-kikisannya ke tempat lain.

Proses Terjadinya Erosi dan Tanah Longsor

Erosi terjadi dalam beberapa tahap, berikut ini tahapan-tahapan terjadinya erosi:

1. Tahap Pengelupasan (Detachment)

air menyebabkan erosi dan tanah longsor

sumber: passel.unl.ed

Proses pertama terjadinya erosi diawali dengan proses pengelupasan permukaan tanah oleh air hujan. Tetesan air hujan yang terjadi secara trus menerus merupakan elemen utama dalam proses pengelupasan partikel yang terdapat di permukaan tanah.

Ketika tetesan-tetesan air hujan mengenai permukaan tanah, maka partikel-partikel tanah-pun akan terlepas dan terlempar ke udara. Proses ini akan berlanjut ke pengangkutan tanah oleh aliran air.

2. Tahap Penangkutan (Transportation)

tanah longsor dan erosi terjadi karena pengangkutan tanah oleh air

sumber: sciencing.com

Proses setelah terjadinya pengelupasan tanah oleh air hujan adalah proses pengangkutan. Ketika partikel tanah sudah terkelupas oleh tetesan-tetesan air hujan, maka tanah-pun akan segera diangkut oleh aliran air ke segala arah dengan ketinggian yang lebih rendah.

3. Tahap Pengendapan (Sedimentation)

sedimentasi atau pengendapan pada tanah akibat erosi dan tanah longsor

sumber: youtube.com

Proses pengendapan akan terjadi ketika aliran air tak lagi mampu melaju dengan deras karena permukaan jalur air yang semakin landai. Partikel-partikel tanah yang telah diangkut akan berhenti dan mengendap di cekungan-cekungan, dan lembah-lembah.

Di sana akan terjadi pengendapan selama beberapa waktu, hingga hujan kembali datang. Ketika hujan kembali turun, maka beberapa endapan akan kembali terangkut oleh air hujan menuju ke tempat yang lebih rendah lagi.

Proses pengangkutan partikel-partikel tanah tersebut akan terjadi berulang-ulang sehingga sampailah partikel tanah tersebut bermuara di kaki bukit, sungai, waduk, hingga ke laut.

Tumpukan partikel tanah yang semakin banyak pada muara yang terakhir dapat menyebabkan pendangkalan sungai, waduk, hingga laut. Besar dan kecilnya erosi tergantung pada kuantitas material yang terlepas dan intensitas media pengangkutnya.

Ketika media pengangkutnya memiliki volume dan intensitas yang lebih besar dari jumlah material yang terlepas, maka proses erosi terbatas oleh pelepasan (detachment limited).

Dan sebaliknya, ketika volume material yang dilepaskan melebihi volume dan intensitas dari media pengangkut, maka proses erosi terbatas oleh pengangkutan (transportation limited).

Proses terjadinya erosi oleh air hujan merupakan gabungan dari 2 sub proses. Dua sub proses tersebut yaitu proses penghancuran struktur tanah menjadi butiran primer oleh tetesan-tetesan air hujan secara terus-menerus.

Kemudian terjadi proses pemindahan partikel tanah yang telah terkikis oleh air hujan yang mengalir dari tempat yang lebih tinggi, ke tempat yang lebih rendah.

Bentuk-Bentuk Erosi

1.  Erosi Alur / Riil Erosion.

erosi atau tanah lingsoralur yang terjadi pada rerumputan

sumber: imaggeo.egu.eu

Merupakan erosi yang terjadi karena terkonsentrasinya air pada tempat terperciknya partikel-partikel tanah. Hal itu kemudian akan mengakibatkan partikel tanah mengalir ke arah bawah.

Tetesan air yang kencang mengakibatkan loncatan kikisan tanah yang lebih keras, sehingga kikisan tanah berpindah dari tempat asalnya.

2. Erosi Parit (Gulley Erosion)

erosi partial, harus dicegah untuk meminimalisir terjadinya tanah longsor

sumber: geo.uu.nl

Proses terjadinya sama dengan erosi alur tetapi saluran-saluran air yang terbentuk akibat erosi ini lebih dalam. Erosi parit yang baru terbentuk, biasanya mempunyai lebar 40 cm, dan kedalamannya mencapai 25 cm. Erosi parit yang telah sudah lama dapat mencapai kedalaman hingga 30 meter.

3. Longsor (Landslide)

tanah longsor land slide

sumber: weatherwizkids.com

Longsor merupakan suatu bentuk erosi dengan daya angkut, dan perpindahannya yang cepat dimana volume tanah yang bergerak dapat menimbun apapun yang berada di jalur longsorannya.

4. Erosi Lembar/Erosi permukaan (Sheet Erosion)

adanya erosi pada permukaan tanah tidak berpotensi tanah longsor

sumber: passel.unl.edu

Erosi lembar/sheet erosion atau erosi permukaan merupakan pengangkutan lapisan tanah yang mempunyai ketebalan merata dari suatu permukaan bidang tanah. Kekuatan tetesan hujan dan aliran air pada permukaan tanah merupakan penyebab utama dari erosi ini.

5. Erosi Internal

erosi internal seperti tanah longsor

sumber: floodprobe.eu

Erosi internal adalah erosi yang terjadi akibat terangkutnya butir-butir primer ke dalam celah-celah atau pori-pori yang ada pada tanah.  Hal ini menyebabkan tanah menjadi kedap air dan udara.

Erosi ini dapat mengakibatkan menurunnya kapasitas infiltrasi tanah secara cepat sehingga aliran permukaan meningkat yang kemudian terjadilah erosi alur dan erosi lembar.

6. Erosi Tebing Sungai

erosi atau tanah longsor dapat terjadi di pinggir sungai

sumber: gambarwallpaper.fondecranhd.net

Erosi tebing sungai terjadi karena pengikisan tebing oleh air yang mengalir dari arah atas atau oleh terjangan arus air yang kuat menghantam kelokan sungai. Erosi tebing akan terjadi lebih hebat lagi ketika vegetasi penutup tebing telah habis.

Dampak Akibat Erosi

Erosi mempunyai berbagai macam dampak yang dapat merugikan bagi manusia.

  1. Dampak dari erosi ialah menipisnya lapisan tanah yang ada di bagian atas, yang kemudian dapat menyebabkan turunnya kemampuan lahan (degradasi lahan).

    kekeringan dan erosi tanah longsor

    sumber: techgape.com

  2. Menurunnya kemampuan tanah dalam menyerap air(infiltrasi). Penurunan kemampuan tanah dalam penyerapan air ini mengakibatkan sungai yang dialiri oleh air hujan akan lebih rawan terjadinya luapan sungai.
  3. Terjadinya pendangkalan pada sungai akibat sedimentasi oleh tanah yang terbawa oleh aliran air hujan. Hal ini akan mengganggu kelancaran pelayaran bagi kapal-kapal yang melintas.potensi eroai yang mencemari sungai merekasumber: jawapes.com
  4. Rusaknya vegetasi yang terdapat pada bukit-bukit, akibat terlalu banyaknya partikel tanah yang terseret oleh arus erosi.
  5. Terjadinya tanah longsor merupakan salah satu masalah yang ditimbulkan oleh erosi. Hal ini sangat berbahaya, mengingat longsoran tanah dapat mengakibatkan kerusakan yang sangat berat.

Cara Pencegahan Erosi

Meninjau dari dampak-dampak negatif yang dapat ditimbulkan oleh erosi, maka kita harus berusaha untuk mencegah terjadinya erosi. Adapun langkah-langkah yang dimaksud adalah konservasi tanah yang mencakup:

1. Reboisasi

merupakan penanaman kembali lahan-lahan yang gundul. Dengan langkah reboisasi ini, maka erosi dapat ditekan seminimal mungkin. Reboisasi menjadi investasi yang sangat bernilai bagi generasi selanjutnya.

dengan reboisasi, maka erosi akan bisa ditangani secara perlahan

sumber: goingtojannah.wordpress.com

2. Countur Farming

adalah penanaman tanaman yang disesuaikan dengan kontur tanah. Penanaman dengan cara ini mampu menahan tanah ketika hendak terjadi erosi.

3. Terrasering

adalah sistem penanaman dengan lahan yang berundak-undak. Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya erosi akibat permukaan tanah yang terlalu rata. Pertanian dengan sistem seperti ini banyak dijumpai di sawah-sawah di Pulau Bali.

terrasering sebagai cara meminimalisir erosi

sumber: hasanah02.blogspot.com

4. Pembuatan tanggul

Pembuatan tanggul pasangan merupakan salah satu langkah untuk menahan terjadinya erosi.

5. Contour Plowing

merupakan pembajakan tanah dengan pola searah garis kontur. Dengan peneraman pola semacam ini, maka akan terbentuk sebuah alur tanam yang horizontal.

6. Contour Strip Cropping

merupakan kegiatan bercocok tanam dan pembagian bidang-bidang pada tanah tersebut dengan bentuk yang sempit serta memanjang. Pemetaan semacam ini harus ikut pada garis kontur, sehingga akan menghasilkan bentuk yang berbelok-belok.

7. Crop Rotation

merupakan usaha yang digunakan untuk mencegah terjadinya erosi dengan cara mengganti jenis tanaman yang menjadi komoditas pertanian supaya tanah yang terdapat pada lahan pertanian tidak terkuras unsur haranya. Hal itu dapat terjadi karena dihisap secara terus menerus oleh satu jenis tanaman saja.

8. Drainase

merupakan salah satu langkah dalam pencegahan erosi dengan cara mengatur sirkulasi air untuk memaksimalkan tingkat kesuburan tanah. Karena pada dasarnya, tanah yang subur lebih solid dan tidak mudah untuk terkikis.

drainase sebagai penanggulang erosi dan tanah longsor

sumber: lgam.wikidot.com

9. Pemupukan

Pencegahan erosi yang satu ini bertujuan untuk mengembalikan vitalitas tanah sehingga tanah tidak akan mudah tergerus oleh angin air, maupun es.

10. Pelarangan dan pengawasan Penebangan Pohon

Harus ada pelarangan dan pengawasan dalam menebang pohon secara sembarangan terutama di daerah yang rawan terjadi erosi.

11. Membuat Tembok atau Pondasi Batu

Yang terakhir adalah dengan membangun atau memasang tembok atau pondasi batu dengan kerangka besi di pinggiran sungai. Langkah semacam ini sangat efektif dalam mengurangi resiko terjadinya bencana alam erosi sungai.

Nah, demikianlah berbagai macam penjelasan terkait erosi dan tanah longsor, semoga dapat menjadikan pembelajaran bagi kita semua. Dan dapat memberikan kita panduan dalam penanggulangan bencana khususnya Erosi dan Tanah Longsor.

Permainan Kelereng dan Macam-macam Cara Bermain Kelereng

PERMAINAN KELERENG - merupakan permainan tradisional yang populer di masa tahun 90-an. Hampir semua anak laki-laki di kota-kota hingga di pelosok kampung pernah memainkan permainan seru nan sederhana ini. Sekarang sudah jarang dijumpai, walaupun banyak gambar kelereng di internet.

Permainan Kelereng

gambar permainan kelereng warna-warnisumber: hobbydb.com

Kelereng adalah bola kecil seukuran kerikil yang biasanya terbuat dari kaca atau marmer. Kelereng mempunyai jenis yang bermacam-macam. Kelereng mempunyai berbagai macam corak warna yang indah dan unik.

Anak laki-laki di tahun 90-an cenderung lebih aktif untuk bergerak dan bersosialisasi. Hal itu terjadi karena anak -anak di zaman itu sudah terbiasa dengan permainan yang dilakukan secara bersama-sama di luar ruangan. Salah satunya adalah dengan bermain kelereng.

Anak laki-laki pada masa itu melakukan permainan kelereng secara bersama-sama di halaman sekitar rumah yang terlihat rata dan lapang. Biasanya anak-anak mempunyai kelereng favorit masing-masing dengan berbagai macam corak uniknya

Gambar Kelereng

gambar kelereng langkasumber: thenerdnebula.com

Kelereng mempunyai  banyak sekali varian warna. Ada yang berwarna biru, merah, kuning, putih susu, hitam, hijau, transparan, dan puluhan warna yang lain. Warna dasar kelereng biasanya di tambah dengan corak warna lain yang membuat kelereng tampak lebih unik dan indah.

Di bawah ini contoh macam-macam kelereng yang mempunyai varian warna beraneka ragam yang pastinya membuat permainan kelereng kamu menjadi lebih seru.

Baca juga: Permainan Memasak Untuk Anak Perempuan

Cara Bermain Kelereng

cara bermain kelereng yang benarsumber: freakingnews.com

Kelereng biasa dimainkan secara berjamaah oleh anak-anak. Dibutuhkan setidaknya 2 orang untuk dapat melakukan permainan yang melegenda ini. Namun, idealnya dibutuhkan 5 hingga 8 orang untuk bermain kelereng. Cara bermain kelereng ada berbagai macam.

Macam-Macam Permainan Kelereng

macam permainan kelereng

Di Indonesia, terdapat banyak cara dalam bermain kelereng. Namun yang paling sering dijumpai ada 4 cara. Kamu dapat bermain kelereng langsung di rumah tanpa alat tambahan yang lainnya. Berikut ini 4 cara yang umum digunakan oleh anak-anak legend di tahun 90-an:

A. Permainan Kelereng Lingkaran

Berikut ini cara bermain permainan kelereng lingkaran:

  1. Pertama, tentukanlah jumlah kelereng yang akan dipertaruhkan dalam permainan ini, misalnya 3 kelereng untuk setiap orang.
  2. Letakkanlah semua kelereng yang dipertaruhkan ke dalam sebuah lingkaran yang sudah di buat.
  3. Buatlah garis melintang sebagai pembatas dengan jarak sekitar 7 meter dari lingkaran kelereng.
  4. Setelah di buat garis, maka dengan dibatasi garis tersebut masing-masing dari peserta melempar satu kelereng ke arah lingkaran yang berisi kelereng-kelereng yang dipertaruhkan.
  5. Apabila kelereng masuk ke dalam lingkaran, dan berhenti di dalamnya, maka peserta di anggap gugur.
  6. Apabila kelereng pemukul mengenai kelereng yang berada di dalam lingkaran hingga kelereng tersebut terlempar keluar dari lingkaran, maka kelereng yang terlempar keluar menjadi milik sang pelempar. Tetapi dengan syarat kelereng pemukul tidak berhenti di dalam lingkaran.
  7. Peserta dengan kelereng yang paling dekat dengan lingkaran mendapatkan kesempatan untuk membidik terlebih dahulu, begitu pula yang sebaliknya, peserta dengan jarak kelereng yang paling jauh akan mendapatkan giliran membidik paling akhir.
  8. Semua peserta membidik semua kelereng yang berada di dalam lingkaran secara bergantian. Apabila ada kelereng yang berhasil di keluarkan dari lingkaran akibat bidikan tersebut maka kelereng tersebut menjadi milik si pembidik tersebut.
  9. Di sepanjang permainan, kelereng yang digunakan sebagai pemukul tidak boleh berhenti di dalam lingkaran. Apabila kelereng pemukul tersebut berhenti di dalam lingkaran, maka semua kelereng yang sudah didapatkan harus dikembalikan, dan pemain dianggap telah gugur.
  10. Peserta yang sudah mendapatkan sebuah kelereng taruhan, diperbolehkan untuk membidik kelereng pembidik milik peserta yang lainnya.

B. Permainan Kelereng Kubah

Permainan kubah kelereng

Permainan kelereng yang satu ini mempunyai cara yang serupa dengan permainan model lingkaran.

Hanya saja, penempatan kelereng yang dijadikan sebagai taruhan diletakkan di area yang menyebar. Di mana area peletakannya berupa gambar kubah.

C. Permainan Kelereng LubangPermainan Kelereng di Lubang

  1. Pertama buatlah lubang di tanah dengan kedalaman sekitar 1,5 cm, dan diameter 5 cm.
  2. Kemudian buatlah garis melintang yang berjarak 7 meter dari arah lubang tersebut.
  3. Dari garis melintang tersebut, para peserta melemparkan kelereng pemukulnya ke arah lubang yang telah dibuat.
  4. Apabila ada kelereng yang berhasil masuk ke dalam lubang, maka peserta tersebut mendapatkan poin 5. Namun apabila ada kelereng milik peserta lainnya yang juga masuk ke dalam lubang, maka pelempar kelereng yang pertama tadi harus mengulang pelemparan kelerengnya dari garis lempar.
  5. Semua peserta harus berusaha untuk memasukkan kelereng pemukulnya ke dalam lubang untuk mendapatkan poin pertamanya. Sebelum kelereng pemukul tersebut masuk ke dalam lubang, maka peserta belum diperbolehkan untuk membidik kelereng milik peserta yang lain.
  6. Peserta yang berhasil memasukkan kelereng pemukulnya ke dalam lubang untuk kedua kalinya akan mendapatkan tambahan 1 poin. Apabila ia berhasil memukul kelereng milik peserta yang lain juga mendapatkan 1 poin tambahan.
  7. Peserta yang telah berhasil memasukkan kelereng pemukulnya dan berhasil memukul kelereng milik peserta lainnya, kembali mendapatkan kesempatan memukul kelereng peserta lain satu kali.
  8. Setiap peserta yang berhasil memasukkan kelerengnya ke dalam lubang, harus meletakkan kelerengnya di luar lubang dengan cara dilempar. Atau diperbolehkan juga untuk membidik kelereng milik peserta yang lain.
  9. Apabila seorang peserta telah berhasil mengumpulkan 19 poin, maka dia harus membidik kelereng milik lawannya untuk dapat memenangkan permainan ini. Namun pengumpulan poin yang terakhir ini harus berhati-hati, karena apabila kelereng tersebut kembali masuk ke dalam lubang maka poinnya justru akan kembali menjadi 0.
  10. Biasanya di dalm permainan ini akan diambil juara 1,2, dan 3. Dan pemain dengan pengumpulan poin paling sedikit atau kalah, nantinya akan mendapatkan hukuman seperti push up, ataupun shit up.

D. Permainan Kelereng Anak Panah

Permainan kelereng dengan model anak panah

Cara bermain permainan kelereng anak panah sebagai berikut:

  1. Tentukan jumlah kelereng yang hendak dipertaruhkan, misalnya tiga buah kelereng.
  2. Buatlah gambar anak panah, dan letakkanlah kelereng-kelereng yang hendak dipertaruhkan pada gambar tersebut, dengan formasi seperti di bawah ini:
  3. Buatlah garis batas yang berjarak sekitar 3 meter dari gambar anak panah tersebut.
  4. Semua peserta diharuskan untuk melempar 1 kelerengnya yang nantinya akan digunakan sebagai pemukul kelereng yang lain.
  5. Semakin jauh kelereng yang dilemparkan dari garis batas, maka semakin dahulu kesempatan untuk membidik kelereng yang dipertaruhkan.Permainan anak panah
  6. Sebagaimana gambar di atas, bahwa secara berurutan peserta yang mendapatkan giliran terlebih dahulu dalam membidik kelereng yang berada di garis anak panah yaitu Budi, disusul Iwan, dan yang terakhir adalah Andi. Setiap peserta masing-masing mendapatkan satu kesempatan untuk memukul menggunakan kelereng.
  7. Hal yang menarik dari permainan yang satu ini adalah semakin kelereng pemukul kita mendekati anak panah, maka semakin banyak pula kelereng yang dapat kita peroleh. Apabila kita dapat memukul kelereng yang berapa pada ujung anak panah, maka secara otomatis kita akan mendapatkan semua kelereng yang ada di bawahnya.Ilustrasi permainan kelereng 1
  8. Ilustrasi gambar di atas menjelaskan bahwa pukulan kelereng budi gagal mengenai kelereng yang lainnya sehingga Budi tidak mendapatkan satupun kelereng. Sedangkan pukulan kelereng Iwan mengenai kelereng yang berada di posisi ke-5 itu artinya, kelereng yang berada pada posisi ke 6, 7, 8, dan 9 menjadi milik Budi.
  9. Pada gambar di bawah ini, Andi berhasil mengenai kelereng yang berada pada posisi ke-3, itu artinya kelereng yang tersisa di posisi ke-4 menjadi miliknya.
  10. Akhir dari permainan tersisa 2 buah kelereng saja. Permainan bisa dimulai dari awal dengan menambahkan lagi jumlah kelerengnya seperti pertama kali.

Ilustrasi permainan kelereng 2

Manfaat Bermain Kelereng

bermain kelereng

sumber: dwihartato.wordpress.com

Masa kanak-kanak merupakan masa di mana terjadinya perkembangan pesat pada anak. Baik dalam perkembangan diri secara fisik, perkembangan dalam berfikir, dan perkembangan dalam bersosialisasi.

Dengan bermain kelereng anak akan belajar berbagai macam hal diantaranya:

1. Bersikap Jujur

melatih kejujuran

sumber: tulisannada.com

Anak-anak akan berlatih jujur ketika mereka bermain kelereng, contohnya ketika mereka membidik kelereng yang jaraknya jauh dan kawan yang lainnya tidak begitu memperhatikan. Mereka akan berlatih kejujuran, apakah kelereng yang ia tembak tepat dalam sasaran atau meleset.

2. Kecerdasan Emosional

sedia kelereng

sumber: valintina.wordpress.com

Bermain kelereng memerlukan pengaturan emosi yang baik, ketika seorang anak tidak dapat mengatasi emosinya, mereka akan sulit untuk berkonsentrasi, dan akibatnya bidikannya sering meleset.

Di samping itu, akan tiba waktunya di mana mereka pada posisi sering kalah dalam bermain kelereng. Dalam hal ini pengelolaan emosi yang tepat diperlukan, agar anak tersebut tidak marah dan merasa kecewa dengan hasil usahanya.

3. Melatih Kesabaran

cara Melatih Kesabaran

sumber: bagusberlian.com

Dalam bermain kelereng, kesabaran sudah barang tentu menjadi salah satu unsur utama untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Anak-anak harus tenang ketika mereka belum mendapatkan poin, sedangkan teman lainnya sudah mendapatkannya.

Ketika mereka sudah terbiasa dalam bersabar atas apa yang dia alami, maka akhirnya anak tersebut akan tumbuh menjadi manusia yang mampu mengelola emosi secara bijaksana.

4. Percaya Diri

sangat Percaya Diri

sumber: businessnthings.com

Kemaunan berkompetisi akan membangun motivasi bagi seorang anak. Dengan bermain kelereng, seorang anak akan terangsang untuk terus berkompetisi dan meningkatkan kualitas kemampuan yang ia punyai.

Bagi usia anak-anak, kemampuan berkompetisi harus selalu dilatih. Hal ini berkaitan erat dengan bagaimana anak tersebut dapat tetap mempertahankan eksistensinya dalam menghadapi kehidupan yang sesungguhnya ketika dewasa.

5. Perkembangan Motorik

motorik anak

sumber: sahabatyatim.com

Gerakan-gerakan dalam bermain kelereng seperti menyentil dan melempar kelereng, dapat melatih anak untuk meningkatakan keterampilan motorik halus dan kasar di usia belianya. Semakin dilatih, maka kemampuan motoriknya akan semakin meningkat.

Dengan begitu, maka koordinasi visual dan konsentrasinya akan lebih cepat berkembang, sehingga merangsang anak untuk bergerak lebih aktif.

6. Meningkatkan Kecermatan dan Ketelitian

lebih cermat

sumber: makaan.com

Bermain kelereng juga mampu melatih kecermatan. Setiap anak dituntut untuk fokus dan teliti ketika membidik kelereng yang ditargetkan. Apabila mereka kurang cermat dalam menganalisa jarak dan kecepatan laju kelereng, maka kemungkinan mengenai sasaran-pun akan  semakin berkurang.

7. Melatih Kemampuan Berfikir

kemampuan berfikir

sumber: Shutterstock.com

Kemampuan berfikir mempunyai peran cukup penting di dalam bermain kelereng. Seorang anak harus pandai untuk mengatur strategi, agar jumlah poin dan kelereng yang ia dapatkan bisa maksimal.

Mereka harus mampu mengatur bagaimana caranya agar tidak terlalu banyak membidik tetapi mendapatkan poin lebih banyak.

8. Melatih Kemampuan Sosial dalam Menjalin Pertemanan dan Kepedulian

teman

sumber: tes.com

Ketika hendak bermain kelereng, anak dituntut untuk berkomunikasi dengan kawannya dalam merenccanakan permainannya. Mereka akan membicarakan banyak hal, mulai dari kapan waktunya, tempatnya di mana, hingga dengan siapa saja mereka hendak bermain.

Tak jarang beberapa dari anak akan menghampiri ke rumah temannya apabila dia tidak tampak dan tidak ikut bermain seperti biasanya.

Secara tidak langsung, sebnenarnya hal ini membuat anak semakin pandai dalam bersosialisasi dan memecahkan masalah. Belum lagi ketika mereka bermain, sudah barang tentu mereka akan membicarakan lebih banyak hal.

Tidak jarang apabila sudah akrab biasanya mereka akan bercanda dengan membahas berbagai hal yang mereka hadapi selama bermain kelereng. Permainan kelereng benar-benar mengajari anak tentang kebersamaan, kesederhanaan dan kepedulian.

Demikianlah pembahasan mengenai permainan kelereng, semoga kita selalu menjadi orang yang bahagia walau hanya sekedar bermain kelereng. Sekarang kelereng langka dan unik semakin langka dan tinggallah gambar kelereng di dalam internet yang bisa kita lihat.

Waktu Doa Mustajab

Berdo'a merupakan sebuah amalan yang mendapat tempat istimewa di dalam Islam. Dengan berdo'a, seseorang akan mendapatkan berbagai macam keuntungan-keuntungan dan kebaikan-kebaikan. Waktu doa mustajab merupakan waktu tertentu yang apabila kita melakukan doa maka doa menjadi mustajab.

Selain mendatangkan kebaikan-kebaikan, dengan cara berdo'a seorang seorang muslim akan dihindarkan oleh Allah ﷻ dari keburukan-keburukan dan bencana-bencana yang hendak menimpa mereka. Tetapi setiap orang harus berdoa dengan memperhatikan waktu doa mustajab.

sumber: dream.co.id

Oleh karena itu, setiap muslim dianjurkan untuk memanjatkan doa kepada Allah ﷻ sebanyak-banyaknya di setiap waktu. Terutama di waktu doa mustajab.

Dengan berdo'a, seorang muslim akan menyerahkan urusannya kepada Allah ﷻ. Dengan menyerahkan semua masalahnya kepada sang Maha Kuasa, maka sejatinya ia telah menyerahkan urusannya kepada Sang Penguasa segala masalah, dan yang Maha menyelesaikan masalah-masalah.

Berdoa merupakan sebuah wujud kepasrahan dan ketawakalan kita kepada Allah ﷻ, setelah disertai dengan ikhtiar secara maksimal. Namun, seringkali kita berdoa, tetapi tidak memperhatikan beberapa hal penting yang akhirnya akan  berpengaruh pada terkabulnya sebuah do'a.

Berikut ini akan saya terangkan waktu-waktu di mana doa mustajab sebagai berikut:

1. Berdoa pada Hari Arafah

Waktu doa mustajab yang pertama ialah berdo'a ketika Hari Arafah.

Hari Arafah bertepatan dengan tanggal 9 Dzulhijjah, di mana pada hari itu para jamaah haji melakukan wukuf di Arafah. Hari Arafah merupakan hari yang istimewa. Pada hari itulah diturunkan surat A-Maidah ayat 3 berikut ini:
Artinya: "Pada hari ini telah Ku-sempurnakan untukmu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam sebagai agama bagimu."( QS. Al-Maidah: 3)

Di hari yang istimewa ini, umat Islam yang tidak sedang melakukan wukuf di Arafah dianjurkan untuk melaksanakan puasa dan memperbanyak doa. Karena hari Arafah merupakan salah satu waktu mustajabnya doa.

2. Berdoa pada Hari Jum'at

Waktu doa mustajab yang kedua ialah ketika hari jum'at.

Hari Jum'at adalah hari yang istimewa bagi umat islam. Banyak sekali keutamaan-keutamaan dan sunah-sunah yang dianjurkan ketika masuk hari jum'at. Diantaranya ialah dianjurkan untuk berdoa ketika hari jum'at sebagaimana hadits di bawah ini:Dalam hadits di atas diterangkan bahwasanya waktu doa mustajab pada hari jum'at tersebut ialah sangat sebentar. Oleh karena itu, kita harus benar-benar memanfaatkannya apabila waktunya telah tiba.

Para ulama berbeda pendapat dalam menentukan waktu doa mustajab pada hari Jumat ini. Al-Hafidz Ibnu Hajar Asqalani telah menukil 42 pendapat dari para ulama beserta dalilnya dalam menentukan waktu tersebut.
Diantara sekian banyak pendapat yang dikemukakan, terdapat 2 pendapat yang paling kuat karena ditopang oleh hadits yang shahih, yaitu:
 
Pendapat Pertama: Waktu doa mustajab terdapat diantara duduknya imam di atas mimbar khutbah, hingga selesainya shalat. Pendapat ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari sahabat Abu Musa Al-Asy’ari radhiyallahu'anhu.
Beliau berkata, Saya telah mendengar Rasulullah ﷺ bersabda mengenai waktu doa mustajab, “Waktunya adalah antara duduknya imam di atas mimbar, hingga selesainya pelaksanaan shalat Jum'at”.
Pendapat ini dipilih oleh Al-Baihaqi, Al-Qurthubi, Ibnul Arabi Al-Maliki,, Imam Nawawi, Imam Muslim dll.
 
Pendapat Kedua: Menetapkan bahwa waktu doa mustajab tersebut adalah ketika ba’da ashar terutama menjelang maghrib. Pendapat ini berdasarkan beberapa keterangan yang disebutkan di dalam hadits.
Diantaranya hadits yang diriwayatkan oleh Imam Nasa'i dan lainnya dari sahabat Jabir bin Abdillah radhiyallohu'anhuma dari Rasulullah ﷺ,
beliau bersabda yang artinya:
“Hari Jumat itu 12 jam, padanya terdapat suatu waktu yang apabila seorang hamba muslim berdoa padanya niscaya Allah akan mengijabahnya. Maka carilah waktu tersebut di penghujung hari Jumat setelah shalat Ashar”.
Hadits di atas dishahihkan oleh Adz-Dzahabi, Imam Hakim, Al-Mundziri dan Al-Albani serta dihasankan pula oleh Al-Hafizh Ibnu Hajar. Pendapat ini yang dipilih oleh banyak ulama diantaranya sahabat yang mulia Abdullah bin Salam radhiyallahu'anhu, Ibn Abdil Barr, Ishaq bin Rahuyah, dan Imam Ahmad.
Imam Ahmad menjelaskan bahwa “Kebanyakan hadits yang menjelaskan waktu doa mustajab tersebut menyebutkan pada ba’da ashar…

3. Berdoa di Waktu antara Adzan dan Iqamat

Waktu doa mustajab yang ketiga yaitu di antara adzan dan iqamah, sebagaimana dijelaskan pada hadits di bawah ini:


Artinya: 
“Sesungguhnya do'a yang tidak tertolak adalah do'a antara adzan dan iqomah, maka berdoalah (pada waktu itu).” (HR. Ahmad, Shahih).

4. Berdoa pada Waktu Sahur

Waktu sahur adalah salah satu waktu doa mustajab, sebagaimana hadits di bawah ini:

Artinya:Rabb kita tabaroka wa ta’ala turun ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Kemudian Dia berfirman, “Siapa saja yang berdo’a kepada-Ku, maka akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, maka akan Aku beri. Siapa yang meminta ampunan kepada-Ku, maka akan Aku ampuni.(HR. Bukhari no. 1145 dan Muslim no. 758).

5. Berdo'a ketika Turun Hujan

Berdo'a ketika turunnya hujan merupakan salah satu waktu doa mustajab sebagaimana di terangkan dalam hadits di bawah ini:

Artinya:"Dua do’a yang tidak akan ditolak yaitu do’a ketika adzan dan  do’a ketika turunnya hujan.(HR. Al-Hakim dan Al-Baihaqi) Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan. Lihat Shohihul Jaami’ no. 3078.

6.Do'a Orang ketika Berpuasa hingga Berbuka Puasa

Waktu doa mustajab yang ke 6 ialah ketika ia berpuasa, sebagaimana yang diterangkan di dalam hadits di bawah ini:
Artinya: "Ada tiga golongan yang doa mereka tidak ditolak: orang yang berpuasa hingga ia berbuka, imam yang adil, dan doa orang yang dizalimi.” (HR Tirmidzi 3522)
Waktu doa mustajab selanjutnya yaitu ketika seseorang berbuka setelah berpuasa, sebagai mana sabda Rasulallah ﷺ:
Artinya: Sesungguhnya orang yang berpuasa, kemudian ia berdo'a ketika berbuka maka tidaklah tertolak(do'anya).”(HR. Ibnu Majah no. 1753.)

7. Berdo'a Ketika Melakukan Sujud

Ketika sujud merupakan salah satu waktu doa mustajab, sebagaimana hadits di bawah ini.

Artinya: “Waktu yang paling dekat antara seorang hamba dengan Rabbnya ialah ketika ia sujud, oleh karena itu perbanyaklah do’a ketika itu.” (HR. Muslim no. 482, dari Abu Hurairah)

Dalam hadits di atas dijelaskan bahwasanya ketika sujud merupakan waktu yang paling dekat dengan Allah ﷻ. Oleh karena itu, waktu ini mempunyai kemungkinan yang lebih besar untuk dikabulkannya doa dibandingkan waktu yang lainnya.

8. Do'a Ketika Perang Berkecamuk

Waktu ketika seseorang sedang menghadapi peperangan yang berkecamuk merupakan salah satu waktu doa mustajab. Rasulallah ﷺ. bersabda:
Artinya: “Ada dua doa yang tidak tertolak atau jarang tertolak doanya. Yaitu do'a pada saat adzan dan do'a ketika perang tengah berkecamuk”. (HR. Sunan Abu Dawud, kitab Jihad 3/21 No. 2540, Sunan Al-Baihaqi, bab Shalat Istisqa’ 3/360, Hakim dalam Mustadrak 1/189.) Dishahihkan oleh Imam Nawawi dalam Al-Adzkaar hal. 341. Dan Al-Albani dalam Ta’liq Alal Misykat 1/212 No. 672.

9. Do'a Orang yang dalam Perjalanan (Musafir)

Ketika seseorang sedang dalam perjalanan termasuk salah satu waktu doa mustajab, sebagaimana di jelaskan di dalam hadits di bawah ini:
Artinya: Tiga waktu yang mustajab untuk berdo’a dan tidak diragukan lagi yaitu, do’a orang yang terdzholimi, do’a seorang musafir (sedang dalam perjalanan), dan  do’a orang tua untuk anaknya.(HR. Ahmad 12/479 no. 7510, At Tirmidzi 4/314 no. 1905, Ibnu Majah 2/1270 no. 3862.) Syaikh Al Albani menghasankan hadits ini.
 

10. Do'a Ketika Seorang Muslim Mendo'akan Saudaranya dari Kejauhan

Ketika seorang muslim mendo'akan saudaranya dari kejauhan, dan saudara muslimnya tidak mengetahui, maka waktu tersebut termasuk waktu doa mustajab. Sebagaimana diterangkan dalam hadits di bawah ini:

Artinya: "Do’a seorang muslim kepada saudaranya ketika saudaranya tidak mengetahuinya merupakan do’a yang mustajab (terkabulkan). Di sisi orang yang akan mendo’akan saudaranya ini terdapat malaikat yang bertugas untuk mengaminkan do’anya. Ketika dia mendo’akan saudaranya dengan kebaikan, malaikat tersebut akan berkata: Aamiin. Engkau akan mendapatkan semisal apa yang engkau do'akan kepada saudaramu.”Shofwan kemudian berkata, “Aku-pun bertemu Abu Darda’ di pasar, kemudian Abu Darda’ berkata sebagaimana istrinya tadi. Abu Darda’ berkata bahwa dia menukilnya dari Rasulallah sﷺ.”(HR. Muslim: 48-Kitab Adz-Dzikr wad Du’a, hal. 88)

Nah demikianlah waktu-waktu doa mustajab, yang berdasarkan Hadits Rasulallah ﷺ.

Semoga kita termasuk orang-orang yang Allah ﷻ  beri keberuntungan menjumpai waktu-waktu tersebut dan memanfaatkan waktu doa mustajab untuk berdoa demi kebaikan dunia dan akhirat.

Manajemen Waktu dalam Islam, Cara Mudah untuk Bahagia Dunia Akhirat

Di dalam kehidupan dunia ini, seringkali kita terlalu asyik untuk melakukan pekerjaan yang kurang bermanfaat dan tidak berfaedah. Hal ini seringkali menyita banyak waktu dan membuat kita melalaikan beberapa pekerjaan yang harusnya bisa kita selesaikan lebih cepat.

Padahal waktu terus bergulir dan jarum jam terus bergerak setiap detiknya. Apabila hal itu terus terulang, maka kita akan terbunuh oleh waktu itu sendiri.

Bagaimana tidak, ketika kita mulai menunda sebuah pekerjaan, maka sesungguhnya kita sedang menghendaki agar pekerjaan tersebut tidak kunjung usai, dan pekerjaan yang baru akan semakin menumpuk, sehingga beban pikiran menjadi bertambah.

Padahal kita sendiri tidak tahu, kapan kita akan meninggal dunia. Apakah kiranya sudah cukup bekal yang kita persiapkan untuk perjalanan yang teramat panjang dan tiada batas kelak di akhirat?

Oleh karena itu sebelum terlambat, hendaknya kita sebagai manusia yang diberikan akal oleh Allah ﷻ, dapat mengatur dan membuat manajemen waktu yang paling efektif, baik dalam pekerjaan sehari-hari maupun dalam hal ritual ibadah.

Tentu saja dengan harapan kita dapat meraih kebahagiaan dunia dan akhirat. Di bawah ini akan saya terangkan mengenai beberapa cara melakukan manajemen waktu dalam Islam.

Dan kita berharap dengan cara menerapkan Manajemen waktu menurut Islam ini, Alloh ﷻ. akan memudahkan kita untuk meraih hal yang kita idam-idamkan yaitu kebahagiaan dunia dan akhirat. Aamiin.

Di dalam Al-Qur’an, waktu benar-benar dianggap sebagai sesuatu hal yang sangat penting. Hal itu ditegaskan dengan beberapa surat di dalam Al-Qur'an yang diawali dengan ayat sumpah yang dinisbatkan pada waktu tertentu.

Misalnya kalimat “Demi waktu” di dalam Surat Al-Ashr, dan “Demi waktu ketika matahari naik sepenggalah” di dalam Surat Adh-Dhuhaa. Setiap orang di tuntut untuk selalu menghargai waktu.

Penyesalan memang tidak pernah datang di awal, sehingga kebanyakan manusia lalai terhadap waktu. Namun jangan sampai pula kita menjadi orang yang menyesal di akhir karena banyaknya waktu yang terbuang sia-sia.

Banyak orang berkata” Andaikan aku diberi waktu lebih pasti aku akan mampu menyelesaikan tugas ini”.

Perkataan semacam itu merupakan salah satu bentuk ungkapan penyesalan dari orang-orang yang tidak bisa menghargai waktu. Ketika ada waktu luang mereka lebih memilih untuk berleha-leha.

Sedangkan ketika waktu sudah mulai mendesak, maka dia berkata "Tidak ada waktu lagi untuk mengerjakan hal ini".

Satu di antara karakteristik waktu adalah cepat berlalu, sebagaimana firman Alloh ﷻ. dalam surat Yunus ayat 45,

Artinya: “Dan (ingatlah) akan hari (yang waktu itu) Allah mengumpulkan mereka. (mereka merasa di hari itu) seakan-akan mereka tidak pernah tinggal (di dunia) melainkan sesaat saja di siang hari (yang waktu itu) mereka saling berkenalan” (QS Yunus: 45).

Banyak orang berpikir bahwa ketika ia melakukan dosa di usia muda, maka ia akan bertaubat untuk menghapus dosa-dosa nya di masa lampau. Namun sejatinya tidak ada seorang pun yang tahu sampai berapa lama lagi ia akan hidup.

Rahasia Manajemen Waktu Rasulallah ﷺ

Setidaknya ada 7 poin rahasia manajemen waktu yang diterapkan oleh Nabi Muhammad ﷺ. Dalam kurun waktu 23 tahun saja, beliau telah mampu membuat perubahan yang besar di Jazirah Arab.

sumber: kaskus.com

Sholat fardhu merupakan salah 1 patokan yang ideal untuk membagi waktu dalam kegiatan sehari-hari. Misalnya ketika adzan shubuh mulai berkumandang di pagi-pagi sekali, maka sebagai muslim yang taat kita harus segera bangun, dan bergegas untuk mendatangi sholat shubuh secara berjamaah.

Hal ini akhirnya akan menguntungkan kita dalam menghadapi hari. Kita akan mempunyai lebih banyak waktu untuk mempersiapkan segala hal yang diperlukan untuk pekerjaan di siang harinya.

2. Pola Pikir Investasi

Maksud dari berpola pikir investasi ialah melakukan manajemen waktu secara perlahan. Persiapkan semuanya dimulai dari hal yang kecil. Ketika berdakwah, Rasulallah ﷺ berproses dengan penyampaian risalah kepada beberapa orang terdekat terlebih dahulu secara sembunyi-sembunyi.

Hal ini menunjukkan bahwa tidak ada sesuatu keberhasilan yang dihasilkan secara instan. Sama halnya dengan kita, mulailah untuk mempersiapkan segala hal untuk masa depan secara bertahap. Sehingga nantinya kita mempunyai cukup bekal dan memetik kebahagiaan di dunia dan akhirat.

3. Produktivitas Waktu

Di poin ketiga ini, ditekankan betapa pentingnya untuk tetap produktif. Jangan pernah biarkan waktu berlalu secara percuma. Islam merupakan agama yang mengedepankan nilai-nilai produktivitas dalam berbagai hal. Baik produktivitas untuk menghasilkan suatu karya, produktifitas dalam memperbaiki masyarakat, ataupun produktivitas dalam memperbaiki diri sendiri.

Sebagaimana di firmankan oleh Allah ﷻ dalam Surat Al-Insyiroh ayat 7 di bawah ini,

Artinya: "Maka apabila kamu telah selesai dari satu urusan, maka kerjakanlah urusan yang lain" (QS. Al-Insyirah: 7).

Firman Allah ﷻ di atas sangat jelas menerangkan bahwasanya seorang muslim tidak pernah lepas dari produktivitas. Bagi seorang mukmin, waktu adalah sebuah ritme yang tidak pernah kosong, tidak pernah putus dengan aktivitas-aktivitas yang membawa manfaat bagi kebahagiaan dunia dan akhirat.

Di Surat Al-Israa ayat 26-27 Allah ﷻ berfirman:

Artinya: "Berikanlah kerabat dekat, orang miskin, dan ibnu sabil hak mereka. Dan jangan sekali-kali berbuat tabzir. Sesungguhnya mubadzir (orang yang suka berbuat tabzir) adalah teman setan."(QS. Al-Israa : 26-27)

4. Memanfaatkan Setiap Waktu yang Ada

Dari Ibnu Abbas ra. dia berkata, Telah bersabda Rasulullah ﷺ seraya menasehati seseorang:

"Jagalah olehmu 5 perkara sebelum datang 5 perkara lainnya. Jagalah masa mudamu sebelum datangnya masa tuamu, jagalah masa sehatmu sebelum datangnya masa sakitmu, jagalah masa kayamu sebelum jatuh miskinmu, jagalah masa lapangmu sebelum datangnya masa sempitmu, dan jagalah masa hidupmu sebelum datangnya kematianmu." (Mustadrak Hakim).

Hadits di atas sangat ditekankan oleh Rasulallah ﷺ. karena terlalu banyak orang yang merugi karena menyia-nyiakan 5 waktu tersebut.

Padalah 5 waktu tersebut adalah waktu yang sangat berharga di mana kita bisa mendulang pahala sebanyak-banyaknya apabila digunakan dengan baik berlandaskan keimanan.

5. Menjauhi Sikap Menunda-nunda Pekerjaan

Allah ﷻ dan Rasul-Nya membenci sikap gemar menunda-nunda. Baik itu menunda dalam pekerjaan, menunda dalam niat, menunda dalam beribadah, menunda dalam bersedekah, atau menunda dalam hal kebaikan lainnya.
Dalam Surat Ali Imran Allah ﷻ  berfirman:

Artinya: "Dan Bersegeralah kamu kepada ampunan dari Rabb-mu dan mendapatkan surga yang seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa." (Ali Imran : 133)

Artinya: "Maka berlomba-lombalah(dalam berbuat) kebaikan." (Al Baqarah : 148)

Di dalam Al-Hadits juga banyak dijelaskan sebagaimana yang diriwayatkan oleh Iman Bukhari dan Imam Muslim di bawah ini:

"Bersegeralah kalian beramal shaleh sebelum kedatangan fitnah (ujian) yang seperti potongan malam. Seseorang di pagi hari dalam keadaan mukmin namun di sore harinya menjadi kafir, dan ada orang yang di sore hari dalam keadaan mukmin namun di pagi hari menjadi kafir. Dia menjual agamanya dengan perhiasan dunia."(HR. Muslim)

"Menunda-nunda melaksanakan kewajiban(bagi yang mampu) termasuk dari kezaliman" (HR. Bukhari)

Mungkin menunda-nunda suatu pekerjaan tidak terlihat berbahaya, tidak masalah, apabila untuk urusan yang kecil saja. Tetapi situasi akan berbeda jauh apabila kita dihadapkan dengan situasi darurat, di mana kita harus membuat sebuah keputusan yang penting secara cepat.

Contohnya ketika ada seseorang yang terkena serangan jantung secara mendadak, tetapi hanya didiamkan saja, tidak kunjung di bawa ke dokter untuk di beri pertolongan pertama. Tentu saja hal ini akan menimbulkan akibat yang fatal.

6. Cepat Tetapi tidak Tergesa-gesa (Cekatan)

Aisyah dan Ali bin Abi Thalib pernah berkata bahwa berjalannya Rasulullah ﷺ itu cepat, seolah-olah beliau tidak menjejakkan kakinya di tanah. Beliau melangkah dengan cepat dengan tempat tujuan yang pasti.

Kecepatan berjalan memang menggambarkan seberapa cepat seseorang melakukan sebuah pekerjaan. Tetapi harus dibedakan antara cekatan dengan tergesa-gesa ya, karena keduanya mempunyai makna yang berbeda. Sebagaimana sabda Rasulallah ﷺ:
"karena sifat tergesa-gesa itu berasal dari setan." (HR Anas bin Malik)

Seseorang yang tergesa-gesa seringkali berfikir kurang matang. Biasanya semua itu terjadi karena perhitungan yang buruk dan tidak menutup kemungkinan karena perhitungan waktu yang terlalu mepet. Akhirnya hal ini akan berkorelasi dengan akibat ditunda-tundanya suatu pekerjaan.

7. Evaluasi (Muhasabah Diri) Secara Berkesinambungan

Di dalam manajemen waktu, evaluasi berperan penting bagi keberhasilan rencana yang sudah dirancang sedemikian rupa. Dengan melakukan evaluasi, kita akan tahu pekerjaan apa saja yang sudah mampu kita lakukan, dan kekurangan apa saja yang belum mampu kita selesaikan dan harus kita benahi.

Sebagaimana perintah Allah ﷻ dalam surat Al-Hasyr ayat 18:

Artinya: "Hai orang orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri meperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan" (Al Hasyr: 18)

Di jelaskan pula dalam Al-Hadits yang diriwayatkan dari Ibnu Hibban yang artinya:

"Orang yang berakal dan dapat mengendalikan akalnya, seharusnya memiliki empat waktu, yaitu pertama waktu untuk bermunajat kepada Allah, kedua waktu untuk mengintrospeksi diri, ketiga waktu untuk memikirkan ciptaan Allah ﷻ , keempat waktu untuk memenuhi kebutuhan jasmani dari minuman dan makan" (HR. Ibnu Hibban)

Dengan menerapkan evaluasi pada manajemen waktu, maka diharapkan kita dapat melakukan peningkatan-peningkatan dan perbaikan-perbaikan di setiap harinya. Sehingga kualitas pekerjaan dan kualitas ibadah kita-pun akan semakin baik.

Umar bin khattab pernah berkata:

حَاسِبُوا أَنْفُسَكُمْ قَبْلَ أَنْ تُحَاسَبُوا، وَزِنُوها قَبْلَ أَنْ تُوزَنُوا، وَتَأهَّبُوا لِلْعَرْضِ الْأَكْبَرِ

yang artinya: ""Hendaklah kalian menghisab diri kalian sendiri sebelum kalian dihisab, dan hendaklah kalian menimbang diri kalian sendiri sebelum kalian ditimbang, dan bersiap-siaplah untuk kedatangan hari besar ditampakkannya amal"

 

Lulus Langsung Kerja Part. 3

Assalaamu’alaikum Warohmatullaahi Wabarokaatuh,

Apa kabar teman-teman pembaca?

Semoga hari ini kita  senatiasa dikaruniai oleh Allah dengan iman, syukur dan sabar ya.

Kemarin, saya sudah menceritakan beberapa hal yang saya hadapi ketika mengikuti tes tahap pertama, dalam proses seleksi penerimaan karyawan baru dari suatu perusahaan Otomotif.

Ada berbagai macam tes yang telah saya lalui. Dimulai dari pengukuran tinggi badan, kemudian disusul dengan psikotest. Ketika psikotest kami menghadapi berbagai jenis soal yang cukup menantang dan mempunyai tingkat kesulitan yang berbeda-beda.

Dimulai dari Tes Kraeplin, kemudian Tes Wartegg, ada Tes Logika Penalaran, menggambar orang dan pohon, dan yang terakhir Tes EPPS.

Apabila kamu masih merasa asing dengan nama-nama tes di atas, kamu bisa mencari tahu di "Lulus Langsung Kerja Part. 2"

Sedikit Tips

Semua tes tersebut dilakukan dalam waktu satu hari saja. Berbeda ya, dengan Ujian Nasional yang satu hari hanya mengerjakan satu mata pelajaran.

Jadi, ketika misalnya kamu melamar kerja kemudian masuk pada tahap seleksi seperti di atas, maka berusahalah untuk berlatih pada hari-hari sebelumnya. Dan jangan lupa untuk istirahat yang cukup di malam hari sebelum pelaksanaan tes dilangsungkan.

Baiklah mari kita lanjutkan cerita tes tahap pertama ini.

Setelah saya selesai mengerjakan psikotest yang mempunyai 5 macam, dengan pengerjaan dan tingkat kesulitan yang berbeda-beda, maka saya-pun keluar dari aula tempat pengerjaan tes.

Para panitia mengoreksi 1 per 1 lembar jawab yang sudah dikumpulkan. Jumlah panitia pengoreksi tidak lebih dari 10, padahal yang berpartisipasi dalam seleksi mencapai 1000 peserta lebih.

Bisa dibayangkan, betapa sibuknya panitia pengoreksi lembar jawaban tersebut.

Para peserta seleksi menunggu di luar aula. Sembari menunggu, kami berkeliling melihat-lihat aktivitas kampus. Tetapi anehnya, tidak ada satu-pun mahasiswa yang terlihat di lingkungan kampus.

Padahal ketika itu adalah hari kerja seperti biasanya. Mungkin kuliah di liburkan beberapa hari untuk kelancaran proses perekrutan tenaga kerja secara massive ini.

Pengumuman Tahap Pertama

Selang beberapa waktu, setelah kami mengerjakan sholat, tiba saatnya pengumuman lolos tidaknya seleksi tahap pertama.

Para calon karyawan terlihat sangat antusias dan harap-harap cemas ketika mendengarkan pengumuman yang sudah mulai dibacakan oleh salah satu panitia.

Mereka semua berharap nama mereka disebut dalam daftar pelamar yang lolos ke tahap selanjutnya.

Waktu sudah menunjukkan pukul 16.00. Tidak terasa senja hari mulai tiba. Panitia membacakan nama-nama pelamar yang lolos ke tahap berikutnya.

Alhamdulillah nama saya termasuk dalam peserta yang disebutkan namanya, pertanda saya lolos ke tahap selanjutnya.

Tetapi banyak teman-teman lain yang gagal pada tahap seleksi kali ini. Kendati demikian, semua harus diterima dengan lapang dada. Karena takdir Allah adalah yang terbaik bagi masing-masing dari kita.

Para teman yang dinyatakan tidak lolos dipersilahkan pulang terlebih dahulu, sedangkan kami yang dinyatakan lolos ke tahap berikutnya menanti pengumuman berikutnya.

Kami di-instruksikan untuk kembali lagi keesokan harinya untuk mengikuti tahap selanjutnya yaitu tahap seleksi wawancara.

Kami juga diberikan beberapa lembar kertas. Pada lembar kertas tersebut kami harus mengisikan biodata dan daftar riwayat hidup apabila nantinya kami sudah tiba di rumah.

Setelah itu kami-pun diizinkan untuk pulang ke rumah masing-masing.

Pulang hingga Larut Malam

sumber: megapolitan.kompas.com

Di dalam perjalanan pulang, kami mampir di tempat fotokopi. Ya, karena diesok harinya kami harus mencantumkan fotokopi kartu pelajar dan pas foto berukuran 3x4 sebanyak 2 lembar.Setelah semua persyaratan dirasa sudah terpenuhi, maka rombongan kami bergerak menuju halte, kami menunggu kedatangan bus yang menuju ke arah kota kami.

Ketika itu hari sudah mulai gelap. Ketika itu hujan tengah turun. Tak berselang lama bus-pun datang. Beberapa dari kami ada yang tertidur di dalam bus karena kelelahan.

Alhamdulillah, akhirnya kami-pun sampai di rumah masing-masing untuk beristirahat dan bersiap menyongsong hari esok yang masih penuh tantangan.

Hari Kedua

Keesokan paginya, kami-pun sudah harus bergegas untuk perjalanan kembali ke Tegal. Seleksi masih dilaksanakan di UPS Tegal. Jadi, lagi-lagi kami kembali harus menaiki bus. Tetapi bus untuk yang kali ini sedikit berbeda.

sumber: karoserimageda.blogspot.co.id

Kami memutuskan untuk menyewa bus lokal. Kalau di daerahku disebut dengan Bus Prona. Bus yang satu ini relatif lebih kecil. Pintu utamanya hanya satu, dan daya angkutnya berkapasitas belasan orang saja.

Kami memutuskan untuk memilih Bus Prona bukannya tanpa alasan. Kami berusaha mengejar waktu, agar kami tidak telat ketika proses wawancara, mengingat di hari sebelumnya kami sempat dibuat kesal oleh bus antar kota yang berkali-kali berhenti dalam waktu yang lama.

Benar saja, hanya dalam waktu 1 jam kami sudah sampai di UPS. Kami-pun langsung masuk, dan bersiap untuk menghadapi seleksi wawancara.

Tampak teman-teman dari kota lain banyak yang sudah sampai. Kami-pun mempersiapkan kata-kata yang tepat untuk menjawab setiap pertanyaan yang akan dilontarkan oleh pewawancara.

Prosesi Wawancara

sumber: forbes.com

Singkat cerita, tibalah waktu bagi saya untuk diwawancarai. Seorang perempuan paruh baya yang sedang duduk di dalam ruang wawancara terdengar menyebut nama saya.

Tanpa pikir panjang, sayapun segera mendatanginya dan berdiri tepat di depan mejanya.

Dia mempersilahkan saya untuk duduk, kemudian saya-pun segera duduk. Dia mulai mencermati kertas profil biodata yang telah saya isi di hari sebelumnya.

Pertama dia menanyakan mengenai latar belakang keluarga, saya menjawab dengan jujur tanpa tergesa-gesa. Kemudian dia menanyakan mengenai keahlian saya.

sumber: job-like.com

Saya menjelaskan beberapa hal kepadanya. Anehnya yang saya jelaskan bukan fokus pada bagian otomofif, tetapi saya malah menjelaskan mengenai perbaikan radio, dan perbaikan ponsel yang pernah saya lakukan.

Jawaban tersebut keluar begitu saja dari mulut saya. Setelah jawaban saya dirasa sudah memuaskan atas pertanyaan-pertanyaan yang dia lontarkan, maka ibu pewawancara tersebut menulis sesuatu pada sebuah kertas.

Entahlah apa yang sebenarnya dia tulis, saya tetap ber-positive thinking atas segala sesuatu yang akan terjadi.

Setelah itu saya-pun dipersilahkan meninggalkan ruangan wawancara untuk menunggu hasil pengumuman selanjutnya.

Setelah semua peserta selesai diwawancarai, maka tak berselang lama daftar nama peserta yang lolos ke tahap berikutnya-pun mulai diumumkan.

Alhamdulillah namaku masuk dalam peserta yang lolos tahap wawancara ini. Tetapi, tidak sedikit teman-teman lain yang gagal pada tahap yang satu ini.

Ya, saya hanya bisa menghibur mereka yang tidak lolos, bahwasanya setiap usaha itu ada yang gagal dan ada yang berhasil. Kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda.

Itulah kalimat yang dulu saya sering katakan kepada mereka yang gagal ketika melakukan suatu hal.

Setelah pengumuman tersebut, kami-pun memutuskan untuk langsung pulang.

Ujian Masih Berlanjut

Dari sekolah kami, ada sekitar 10 orang yang berhasil melewati tahap wawancara. Kami bersepuluh kemudian diberi pengumuman bahwa dalam beberapa bulan ke depan akan diadakan seleksi selanjutnya.

Apa? Masih ada seleksi lagi?

Ya. benar sekali, kami harus melewati tahap selanjutnya. Yaitu tahap yang dinamakan dengan tahap bimbek dari kepanjangan Bimbingan Bekerja, dan kemudian nantinya disusul dengan tahap terakhir yaitu medical check up atau tes kesehatan.

Banyak bukan seleksinya? Hehe.

Tetapi memang begitulah tahap-tahap yang harus dilewati apabila ingin bekerja di PT. AHM pada waktu itu.

Sebelum tahap bimbek, kami kembali mengikuti pelajaran seperti biasanya sebagai siswa kelas 12 yang segera mengakhiri masa SLTA-nya.

Bimbek

sumber: wn.com

Selang beberapa hari waktu tahap bimbek-pun tiba. Saya dengan kawan-kawan lain yang lolos ke tahap ini diminta untuk datang ke Jakarta dengan membawa perbekalan sendiri untuk 4 hari ke depan.

Pakaian yang disarankan ialah kemeja putih, celana bahan berwarna hitam, dan sepatu pantofel.

Kami langsung bergerak cepat untuk melakukan persiapan berbagai macam perbekalan yang akan di bawa ke Jakarta. Keesokan harinya kami berkumpul terlebih dahulu di SMK untuk mendapatkan briefing dari pihak BKK SMK.

Setelah itu, kami-pun bergegas menuju Jakarta menggunakan Bus antar provinsi. Sesampainya di Jakarta, kami diarahkan untuk tinggal di Wisma PHI di Cempaka Putih.

Di sanalah nantinya kami akan mendapatkan berbagai macam tes dan uji kedisiplinan selama 4 hari ke depan.

Penggemblengan Dimulai

Pagi-pagi sekali setelah sholat shubuh, kami langsung dikumpulkan di halaman depan wisma. Kami berbaris dengan rapi kemudian di absen satu per satu. Setelah itu kami diarahkan menuju ke suatu bangunan yang berjarak sekitar 500 m dari wisma.

Di sana kami melakukan senam, kemudian dikumpulkan di dalam gedung di lantai 3. Di sanalah dimulai tes kedisiplinan. Kami harus berbaris dengan rapi sembari berdiri dari pagi hingga sore.

Ada beberapa pembicara yang datang. Mereka berbicara mengenai berbagai macam dasar kedisiplinan. Selama mereka berbicara, kami di tuntut untuk selalu memperhatikan, dan tidak boleh lengah, melakukan gerakan yang tidak perlu, dan bahkan tidak diperbolehkan untuk menguap.

sumber: youtube.com

Apabila ada yang ketahuan menguap, maka akan diberi hukuman untuk push up sebanyak 10 kali.

Kami harus menjalani situasi semacam itu selama 3 hari berturut-turut. Di hari pertama ada beberapa peserta yang dipulangkan karena mereka dianggap susah diatur dan attitude yang di anggap buruk.

Setelah kami bersusah payah dan bersabar atas beberapa ujian yang telah diberikan. Akhirnya tibalah pengumuman hasil tes bimbek selama 3 hari. Ketika itu hari keempat di pagi hari, kami kembali dikumpulkan di lapangan yang berada d tengah asrama.

Semua peserta dinyatakan berhasil melewati seleksi tahap kali ini, kecuali yang sudah dipulangkan di hari-hari sebelumnya.

Medical Check Up (MCU)

sumber: blog.konsula.com

Proses selanjutnya adalah tes medical check up atau tes kesehatan. Kami direkomendasikan untuk mendatangi sebuah klinik yang berada kompleks apartemen di Cempaka Mas. Berjarak sekitar 2 km dari wisma tempat kami tinggal.

Kami semua sepakat untuk memilih berjalan kaki menuju klinik yang dimaksud. Setelah sampai di sana, kami mengumpulkan KTP, dan kemudian menunggu antrian.

medical check up yang dilakukan diantaranya:

pengecekan tekanan darah, tes laboratorium pada sampel darah dan urine, tes wawancara berkenaan dengan riwayat penyakit, tes rontgen, kemudian pengecekan fisik, mulai dari tinggi badan, berat badan, tes penglihatan, hingga pengecekan oleh dokter di dalam ruangan secara personal.

Mungkin saya akan mengulas mengenai medical check up secara lebih mendetail dikesempatan yang lain.

Singkat cerita, setelah melewati proses yang panjang hingga sore hari. Akhirnya dikeesokan paginya, pengumuman terakhir-pun dibacakan.

Alhamdulillah saya dinyatakan lolos pada seleksi tahap terakhir ini, tetapi sangat disayangkan, ada beberapa teman yang tidak lolos tahap medical check up.

Pastinya mereka merasa sangat terpukul dengan hasil yang ada, karena perjuangan mereka sudah teramat jauh melewati berbagai macam seleksi.

Ya, tetapi begitulah takdir Allah, semoga mereka dapat bersabar atas keputusan pahit tersebut.

Masa Penantian

Setelah pengumuman itu, kami-pun kembali pulang menuju kampung halaman masing-masing.

Panggilan kerja akan dilakukan setelah Hari Raya Idul Fitri, padahal ketika itu belum masuk bulan Ramadhan. Itu artinya waktu panggilan untuk bekerja masih harus menunggu cukup lama.

Oleh karena itu, setelah dinyatakan lulus Ujian Nasional, saya memutuskan untuk bekerja di daerah sendiri terlebih dahulu, sembari menunggu panggilan kerja dari PT. AHM.

Saya bekerja di tempat percetakan sekitar 2 atau 3 bulan, hingga akhirnya datang panggilan kerja dari PT. Astra Honda Motor melalui BKK SMK pada bulan Agustus 2012, yaitu beberapa hari setelah Lebaran.

Di sanalah saya mulai bekerja secara professional selama beberapa tahun ke depannya.

 

Wassalaamu’alaikum Warohmatullaahi Wabarokaatuh,

Kamu Sering Kehilangan Kunci? Ini Dia Cara Menemukannya dengan Cepat

 Kamu Sering Kehilangan Kunci, atau Sering Lupa Meletakkan Kunci?

Padahal kamu harus secepatnya mendapatkan barang  dari dalam lemari? Atau mungkin kamu  kesiangan ketika bangun tidur, dan akhirnya kamu telat sampai di kantor gara-gara kunci rumah atau kunci kendaraan kamu tidak kunjung ditemukan?

sumber : alsaadakey.wordpress.com

Tenang! sekarang saya akan memberi tahu kamu solusi tercepat agar kamu tidak galau berkepanjangan. Hanya gara–gara kehilangan sebuah kunci.

Sebuah penelitian dari University of Aberdeen ,Skotlandia  telah menemukan cara yang efektif untuk menemukan kunci yang hilang dengan cepat.

Apabila kamu biasanya mencari kunci di laci lemari, di atas kulkas, atau di tempat tidur yang rapi, sebenarnya itu cara yang kurang tepat.

sumber : www.inspirerr.com

Sebaliknya, kamu harus mencarinya di tempat yang paling berantakan. Ingat-ingat, di mana saja kamu melakukan aktivitas sebelumnya. Kemudian kamu kilas balik dan cari di tempat–tempat tersebut.

Menurut penelitian, kebanyakan orang membuang banyak waktu dengan mencari kunci di tempat yang bersih dan rapi.

Secara logika, apabila kunci memang berada di  tempat yang rapi, seharusnya kamu tidak akan susah – susah untuk mencarinya ataupun  merasa kehilangan.

sumber : pixabay.com

Jadi, apabila kamu kehilangan kunci, atau barang–barang kecil lainnya. Cobalah kamu cari di wadah pakaian kotor, di laci perkakas, atau di tempat yang kamu sering melakukan aktivitas di dalamnya.

Sebuah uji coba dilakukan terhadap salah seorang partisipan, untuk mencari suatu benda tertentu. Di dalam pencarian tersebut, peneliti menggunakan alat pelacak pergerakan mata untuk memantau aktivitas penglihatan.
Dari hasil percobaan, menunjukkan bahwa mata partisipan hanya terfokus pada satu titik ketika melakukan pencarian di tempat yang mudah. Tetapi sebaliknya, ketika pencarian di lakukan di tempat yang sulit.

Misalnya di meja kantor yang berantakan, tumpukan pakaian di lantai, atau pada serakan mainan anak di ruang keluarga. Pencarian cenderung lebih teliti dan efisien.

sumber : dumblittleman.com

“ Ketika anda mencari sebuah kunci, anda perlu fokus pada tempat–tempat yang paling berantakan di sekitar anda.

Karena apabila kunci itu di letakkan di tempat–tempat yang sudah jelas, tentunya anda pasti sudah menemukannya” ujar Anna Maria Nowakowska, salah satu penulis di dalam penelitian tersebut. Seperti di kutip dari Good House Keeping.