Obat Flu Rhinos SR Tremenza & Aldisa SR Penjelasan Lengkap

Obat Flu – Ada berbagai jenis obat flu yang dapat kita pilih ketika kita hendak membeli di apotek. Di antara pilihan obat flu yang bisa kita kita jadikan opsi diantaranya adalah obat rhinos SR, Aldisa SR, dan Trimenza.

Mari kita bahas berbagai macam obat flu ini satu per satu. Sehingga kita dapat lebih memahaminya, dan tentunya kita tidak salah pilih, dan memutuskan obat flu yang mana yang tepat untuk kita gunakan.

Obat Flu

Obat pilek
sumber: kompas.com

Flu dapat terjadi oleh berbagai macam hal, mulai dari alergi, cuaca yang tidak menentu, serta daya tahan tubuh yang menurut. Oleh karena itu kita harus senantiasa untuk menjaga kesehatan kita, sehingga tubuh selalu fit dan daya tahan tubuh meningkat.

Baca juga: Zat Adiktif dan Psikotropika

Berikut ini beberapa obat flu yang bisa Anda gunakan ketika Anda aytau orang tercinta Anda terserang flu:

Rhinos SR

obat rhinos
sumber: tokopedia.com

Diantara berbagai macam gejala flu seperti hidung tersumbat, hidung gatal, dan sebagainya, hal ini biasanya disebabkan oleh meningkatnya kadar histamin. Salah satu usaha yang bisa dilakukan setelah berdoa adalah dengan memanfaatkan obat Rhinos.

Rhinos SR adalah obat flu yang mengandung 2 jenis zat aktif loratadin dan pseudoefedrin, di mana zat aktif ini sangat efektif untuk digunakan dalam penyembuhan hidung tersumbat, rinorea, bersin-bersin, hingga gatal-gatal pada hidung.

Zat aktif loratadin sendiri termasuk ke dalam golongan antihistamin, di mana loratadin ini akan berkemampuan untuk meringankan penyakit dan menurunkan kandungan histamin yang tengah meningkat. Bentuk dari Obat Rhinos adalah kapsul.

Zat aktif yang lain yaitu bernama pseudoefedrin. Zat ini termasuk ke dalam golongan dekongestan atau sering juga disebut sebagai  pelega hidung yang sedang tersumbat.

Cara kerja dari pseudoefedrin sendiri adalah dengan menyusutkan pembuluh darah yang berada di area rongga hidung. Hal ini memungkinkan zat aktif ini untuk menormalkan kembali hidung yang tengah tersumbat sebab alergi ataupun peradangan.

1. Cara Pemakaian Obat Rhinos SR

cara pakai rhinos SR
lh3.googleusercontent.com

Penggunaan Rhinos SR tidak boleh sembarangan. Penggunaannya dianjurkan dengan resep dokter. Dokter akan merekomendasikan untuk meminum obat Rhinos ini sesuai dengan tingkat flu yang kita derita.

Penggunaan secara sembarangan dan serampangan akan mengakibatkan overdosis atau bahkan tak berefek apapun, karena dosis penggunaannya yang tidak tepat.

2. Cara Penyimpanan Obat Rhinos SR

penyimpanan obat rhinos

Untuk penyimpanannya, lebih baik tempatkan Rhinos SR  di tempat yang sejuk seperti kulkas, namun jangan sampai membeku, penyimpanan obat rhinos di dalam laci juga merupakan salah satu cara penyimpanan yang baik.

Hindarkan jenis obat flu Rhinos SR ini dari jangkauan anak-anak. Hal ini bertujuan agar anak-anak tidak memakannya karena menganggap sebagai permen atau jenis makanan lainnya.

Dosis dari rhinos adalah salah satu obat dengan dosis yang tinggi, sehingga akan berbahaya apabila sampai dikonsumsi oleh anak-anak. Karena dalam penggunaannya untuk anak-anak ada obat rhinos neo dengan dosisi yang lebih rendah.

Selalu pastikan tanggal kadaluarsa, atau masa expired dari obat ini belum masuk waktunya. Baik ketika hendak membeli, terutama ketika hendak mengkonsumsinya. Untuk penderita alergi dan hipersensitif, tidak direkomendasikan untuk mengkonsumsi obat ini.

3. Dosis Penggunaan Rhinos SR

dosis Rhinos SR
s3.bukalapak.com

Untuk penggunaannya, obat rhinos ini sangat ditekankan untuk menggunakan resep dokter. Berikut ini dosis penggunaan rhinos SR yang umum digunakan:

Untuk penggunaan orang dewasa : Minumlah 1 kapsul di setiap 12 jam sekali, dengan dosis minum 2x sehari.

Untuk anak–anak dengan usia di atas 12 tahun : Minumkanlah 1 kapsul setiap 12 jam dengan dosis 2x sehari.

Untuk anak dengan usia di bawah 12 tahun,direkomendasikan untuk mengkonsumsi obat rhinos neo.

4. Efek Samping Penggunaan Rhinos SR

Efek Samping Rhinos SR
dedaunan.com

Penggunaan setiap obat dengan campuran zat aktif tentunya mempunyai berbagai macam efek samping. Namun biasanya efek samping yang dihasilkan oleh obat jenis ini Berikut ini beberapa efek samping yang dapat ditimbuklan dari mengkonsumsi dan menggunakan Rhinos SR (Loratadin) :

  • Terjadinya penyumbatan pada saluran pencernaan.
  • Terjadinya kemungkinan mual-mual, anoreksi, dan muntah.
  • Perut yang terasa sakit.
  • Kardiovaskular: ekstrasistoles, palpitasi, takikardia.

5. Interaksi Pada Obat Rhinos

Interaksi Obat Rhinos
nurannisaa7.files.wordpress.com

Penggunaan obat rhinos sangat dianjurkan untuk menggunakan resep dari dokter, hal ini bukan tanpa alasan. Dengan adanya konsultasi dengan dokter terlebih dahulu, maka diharapkan Anda dapat menceritakan beberapa riwayat [penyakit yang pernah Anda derita, dan akan disesuaikan dengan dosis yang sesuai.

Ada beberapa penyakit sebagaimana di bawah ini yang tidak direkomendasikan untuk mengkonsumsi rhinos DS. Diantaranya yaitu:

  • Bagi penderita kardiovoskular, sufisiensi, dan aritimia.
  • Hidarilah obat ini bagi Anda yang mempunyai hipersensitivitas terhadap pseudoephedrine dan loratadine.
  • Tidak direkomendasikan untukdikonsumsi oleh orang yang dalam kondisi glukoma dengan sudut sempit, hipertensi berat, hipertiroidisme, retensi urin, dan juga ridak direkomendasikan untuk orang yang menderita penyakit arteri koroner berat.
  • Orang yang mempunyai kegagalan pernafasan.

Sedangkan ada beberapa kondisi seseorang yang diharapkan untuk menghindari jenis keadaan sebagai berikut ini:

  • Seorang ibu yang sedang hamil
  • Ibu yang sedang menyusui
  • Orang dengan usia lebih dari 60 tahun
  • Seseorang dengan gangguan hati dan ginjal
  • Anak dengan usia tidak lebih dari 12 tahun.

Beberapa obat yang penggunaannya tidak boelh secara bersamaan dengan rhinos DS diantaranya:

  • Mecamilamin.
  • Antasida,
  • Metildopa
  • Veratum alkkolid.

Sebenarnya masih ada berbagai jenis obat lainnya yang tidak bisa dikonsumsi secara bersamaan dengan obat rhino ini. Namun kami tidak mungkin menyebutkannya secara 1/1 karena masih banyak yang lainnya.

Tremenza

Obat Tremenza
sumber: moko31.wordpress.com

Tremenza termasuk dalam obat yang biasa diresepkan oleh dokter dengan penggunaannya untuk mengatasi flu, rhinitis alergika, dan berbagai infeksi saluran pernapasan atas lainnya.

Khasiat dari Tremenza sendiri adalah dapat melegakan saluran pernapasan serta mampu untuk mengurangi terjadinya reaksi peradangan dikarenakan alergi.

1. Pengertian Tremenza

Tremenza juga termasuk ke dalam jenis obat yang terdiri dari kombinasi dua jenis zat aktif, dinataranya yaitu pseudoephedrine yang termasuk obat dekongestan hidung, serta triprolidine yang adalah obat untuk antihistamin.

Pseudoephedrine adalah zat yang termasuk ke dalam golongan anti simpatomimetik. Obat ini akan bereaksi pada reseptor adrenergik di dalam mukosa saluran pernapasan untuk melakukan vasokonstriksi di pembuluh darah yang terdapat pada mukosa saluran napas.

Dan juga mengurangi kemungkinan terjadinya pembengkakan membran mukosa pada saluran pernapasan yang terjadi dikarenakan inflamasi. Triprolidine sendiri adalah zat yang termasuk ke dalam golongan anti histamin.

Obat ini nantinya akan bekerja pada reseptor histamin H-1 di mana akan berperan sebagai antagonisnya guna mengurangi reaksi radang serta alergi yang bisa timbul akibat dari pelepasan histamin.

Dengan mekanisme kinerja dua zat aktif tersebut, obat Tremenza sangat bergunan dan cukup efektif ketika digunakan untuk melegakan pernapasan serta mengurangi reaksi peradangan di saluran pernapasan. Obat Tremenza bisa dengan baik diabsorpsi pascas diberikan secara oral

2. Indikasi Tremenza

Obat Tremenza sangat tepat sekali apabila digunakan untuk mengurangi berbagai macam gejala – gejala flu yang disebabkan oleh beberapa reaksi alergi di bagian saluran pernapasan atas yang membutuhkan dekongestan nasal serta antihistamin secara bersamaan.

Termasuk rinitis vasomotor serta otitis media yang diikuti kongesti di bagian saluran eustchius

Kontra Indikasi Tremenza

Tidak direkomendasikan untuk digunakan dalam keadaan sebagaimana berikut ini :

  1. Untuk mengobati penyakit infeksi saluran pernapasan pada bagian bawah
  2. Mengobati beberapa penyakit alergi yang dapat menimbulkan asma
  3. Tidak direkomendasikan untuk penderita dengan riwayat hipersensitif atau reaksi alergi terhadap obat Tremenza beserta komponennya
  4. Penderita yang mempunyai riwayat atau tengah menderita penyakit hipertensi atau darah tinggi
  5. Tidak dianjurkan untuk para penderita  dengan riwayat atau tenmgah menderita penyakit glaukoma
  6. Tidak drekomendasikan dikonsumsi oleh penderita dengan riwayat atau tengah menderita penyakit kencing manis,
  7. Penderita yang memiliki riwayat atau tengah menderita penyakit jantung koroner
  8. Penderita yang sedang dalam pengobatan menggunakan obat penghambat monoamin oksidase.

3. Dosis Penggunaan Tremenza

Tremenza biasanya dijual di apotek dalam bentuk tablet dengan komposisi Pseudoephedrine HCl sebanyak 60 mg serta Triprolidine HCl dengan ukuran 2,5 mg bagi setiap tabletnya.

Tersedia pula Tremenza sirup dengan komposisi Pseudoephedrine HCl sebanyak 30 mg serta Triprolidine dengan jumlah HCl 1,25 mg di dalam setiap 5 ml. Sedangkan secara umum, dosis obat Tremenza biasanya digunakan sebagai berikut:

  1. Untuk dewasa, dosis yang dianjurkan yaitu 1 tablet atau setara dengan 10 ml yang dengan dosis pemberian sebanyak 3 hingga 4 kali setiap seharinya.
  2. Untuk dosis pengobatan bagi anak – anak dengan usia lebih dari 12 tahun yaitu 1 tablet atau setara dengan 10 ml yang bisa diberikan sebanyak 3 hingga 4 kali setiap harinya.
  3. Sedangkan dosis pengobatan untuk anak – anak dengan usia antara 6 hingga 12 tahun, maka dosis yang dianjurkan yaitu setengah tablet atau setara dengan 5 ml yang bisa untuk diberikan sebanyak 3 hingga 4 kali dalam sehari.
  4. Untuk pengobatan bagi anak – anak dengan usia balita, atau antara 2 sampai 6 tahun, maka dosis yang dianjurkan yaitu 2,5 ml yang bisa diberikan sebanyak 3 hingga 4 kali dalam sehari.

4. Efek Samping Tremenza

Ada beberapa efek samping yang bisa disebabkan oleh obat flu Tremenza, diantara efek samping tersebut diantaranya:

  1. Hidung, mulut dan tenggorokan yang terasa kering
  2. Mengantuk
  3. Sakit kepala dan pusing
  4. Terjadinya gangguan koordinasi dan tremor yang mengakibatkan perasaan gelisah dan halusinasi

5. Informasi Keamanan Penggunaan Tremenza

  1. Hal yang perlu diperhatikan ketika menggunakan Tremenza terutama untuk ibu hamil harus sesuai dengan petunjuk oleh dokter
  2. Tremenza yang diresepkan untuk ibu menyusui juga harus sesuai dengan petunjuk yang sudah diresepkan oleh dokter
  3. Hati – hati penggunaan Tremenza utuk anak – anak dibawah 2 tahun harus sesuai petunjuk dokter
  4. Dalam penggunaan Tremenza, ketika tengah mengendarai kendaraan bermotor atau menjalankan mesin Anda harus berhati-hati, karena obat ini dapat mengakibatkan kantuk
  5. Mengkonsumsi Tremenza secara bersamaan dengan furazolidon dan penghambat monoamin oksidase yang dapat meningkatkan efek simpatomimetik, sehingga akan memicu sakit kepala dan krisis hipertensi
  6. Hentikanlah penggunaan obat Tremenza ketika terjadi efek samping yang tak diinginkan.

Aldisa SR

obat aldisa sr
sumber: sehatafiat.com

Obat Flu yang banyak dicari diapotek selanjutnya bernama Aldisa SR. Obat ini berbentuk kapsul yang diproduksi oleh Sanbe Farma. Aldisa SR sendiri mempunyai 2 jenis kandungan aktif yaitu kombinasi dari Loratadine dan Pseudoephedrine.

Aldisa SR juga biasa digunakan untuk mengatasi terjadinya alergi yang disertai dengan hidung tersumbat sebagaimana flu pada umunya. Zat aktif yang terdapat pada Aldisa SR berfungsi untuk meringankan berbagai jenis gejala alergi dan hidung tersumbat.

Loratadine adalah zat aktif yang berfungsi sebagai Anti histamin/anti alergi. Sedangkan Pseudoephedrine berguna untuk menyempitkan pembuluh darah dan mengatasi pembengkakan yang terjadi di dalam bagian hidung, sehingga dapat mempermudah pernafasan.

Obat influenza Aldisa SR lebih cocok untuk mengatasi gejala flu. Fungsinya adalah untuk membantu meringankan gejala, bukan untuk mengobati secara menyeluruh penyebab penyakit.

Mengingat kandungan zatnya yang termasuk ke dalam kategori obat keras, maka disarankan  penggunaan tidak untuk ibu hamil atau ibu menyusui.

Keterangan:

  • Kategori              : Obat
  • Bentuk                : Kapsul
  • Golongan           : Obat Keras
  • Kandungan         : Loratadine, Pseudoephedrine
  • Produsen            : PT. Sanbe Farma

1. Indikasi Aldisa SR

Penggunaan obat Aldisa SR berkhasiat untuk meredakan berbagai gejala yang mempunyai hubungan dengan rinitis alergi dan common cold. Aldisa SR sendirir mengandung Loratadine dan Pseudoephedrine yang dapat digunakan untuk mengatasi berbagai gejala seperti:

  • Bersin-bersin
  • Sakit tenggotokan
  • Gatal-gatal pada mata dan hidung
  • Mata yang merah dan berair
  • Hidung tersumbat

2. Perhatian dalam Menggunakan Aldisa SR

Karena obat flu Aldisa SR mempunyai kandungan Loratadine serta Pseudoephedrine, yang termasuk ke dalam obat keras, maka penggunaannya-pun tidak boleh secara sembarangan. Pastikan penggunaannya sesuai dengan petunjuk dan resep dari dokter.

Pemilihan jumlah dosis penggunaan obat Aldisa SR harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter yang bersangkutan. Hal ini cukup penting karena tiap-tipa orang mempunyai dosis yang berbeda, disesuaikan dengan seberapa parah flu yang diderita, dan riwayat penyakit penderita.

3. Dosis dan Cara Penggunaan Aldisa SR

Dosis yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut ini:

Untuk penggunaan obat pilek Aldisa SR bagi orang dewasa serta anak-anak dengan usia di atas 12 tahun, cukuplah dengan meminumnya 2 kali sehari, dengan 1 kapsul setiap meminumnya. Atau sesuai dengan resep yang telah ditentukan oleh dokter.

Sedangkan waktu penggunaannya adalah dapat diminum sebelum atau sesudah makan. Guna mendapatkan hasil yang maksimal, maka disarankan penggunaannya harus secara rutin di jam yang sama di hari pertama hingga hari-hari setelahnya.

Penggunaan obat Aldisa SR dapat segera dihentikan apabila sekiranya gejala penyakit sudah mulai membaik. Minumlah obat Aldisa SR bersama dengan makanan, atau dengan air.

Minumlah obat ini secara utuh, tidak disarankan untuk dipatahkan atau dikunyah terlebih dahulu dalam meminumnya.

4. Efek Samping Aldisa SR

insomnia efek samping
sumber: valleysleepcenter.com

Sebagaimana obat lainnya yang menggunakan campuran kimia, obat jenis ini juga pasti mempunyai efek samping. Efek samping yang dirasakan akan berbeda-beda pada tiap individu. Efek samping dari penggunaan Aldisa SR diantaranya:

  • Pusing
  • Sakit kepala
  • Epistaksis/ mimisan
  • Insomnia/ susah tidur
  • Mulut kering
  • Kelelahan
  • Gugup
  • Gangguan pada bagian fungsi hati dengan durasi sementara
  • Faringitis (radang yang terjadi pada bagian belakang tenggorokan)
  • Retensi urin (menumpuknya urin di dalam kandung kemih)
  • Takikardia (jantung yang berdebar-debar ketika tengah beristirahat)
  • Terjadinya Hipotensi postural (tekanan darah rendah yang biasanya dapat terjadi ketika Anda sedang bangkit dan berdiri sebelumnya, baik berbaring maupun duduk.

Bila efek ini terjadi dalam durasi yang lama, dan berlarut-larut, maka segeralah hubungi dokter untuk dilakukan penindaklanjutan.

5. Komposisi Aldisa SR

Aldisa SR mempunyai kandungtan zat aktif Pseudoephedrine dan Loratadine dengan perbandingan Loratadine 5 mg, serta sulfate 120 mg.

6. Kontra Indikasi Penggunaan Aldisa SR

Terapi MAOI, hipertiroid, terjadinya retensi urin, penyakit arteri koroner,glaukoma sudut sempit, hipertensi berat.

7. Cara Menyimpan Aldisa SR

Simpanlah Aldisa SR di tempat yang kering dengan suhu kamar yang ideal. Jangan terkena cahaya matahari secara langsung, dan hindarkan dari tempat yang lembab. Jauhkanlah dari jangkauan anak kecil.

Tidak disarankan membuang obat ini ke dalam lubang toilet, atau membuangnya secara sembarangan, ketika sudah kadaluarsa.

Catatan:

Tidak disarankan untuk berbagi obat flu atau obat pilek ini dengan orang lain. Karena dikhawatirkan dapat memberikan dampak yang berbeda, karena setiap orang mempunyai cara pengobatan yang berbeda.

Demikianlah pembahasan dari kami mengenai obat flu Rhinos SR Tremenza & Aldisa SR dengan penjelasan lengkapnya. Silahkan tinggalkan saran dan pertanyaan Anda di kolom komentar di bawah ini.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: