Lulus Langsung Kerja Part. 1

Assalaamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokaatuh,

Februari 2012, ketika itu musim penghujan.

Saya masih duduk di kelas 12 SMK.

Kegitan belajar-mengajar berlangsung seperti biasanya. Guru menjelaskan beberapa materi, dan siswa antusias memperhatikannya. Sebenarnya tidak sepenuhnya antusias, ada beberapa yang terlihat mengantuk.

Beberapa yang lainnya tampak asyik mengobrol dan bercanda dengan teman sebangkunya.

Keadaan semacam itu adalah situasi yang sudah biasa terjadi di kelas kami. Sesekali guru akan menegur siswa-siswa yang tidak fokus dalam menerima materi yang diterangkannya.

sumber: blog.ruangguru.com

Namun biasanya beberapa siswa yang ‘sedikit bandel’ tersebut akan menyanggah teguran dari guru dengan argumen-argumen yang nyeleneh untuk membela diri. Ya semacam itulah dinamika yang terjadi di masa sekolah, hampir semua dari pembaca mungkin pernah mengalami situasi semacam itu.

Pengumuman yang Tak Terduga

Hingga di suatu hari, tibalah waktu dimana seorang guru BP yang mengisi materi.

Tetapi pada kesempatan kali ini ada hal yang sedikit berbeda. Setelah menerangkan beberapa materi, sang guru memberikan sebuah pengumuman.

Sang guru mengumumkan kepada para siswa, bahwa lowongan pekerjaan baru bagi para siswa kelas 12 sudah mulai di buka. Guru BP tersebut adalah salah satu pengurus bagian Bursa Kerja Khusus (BKK) di SMK kami.

Jadi, ketika ada lowongan baru, biasanya beliau akan mengumumkan di setiap kelas yang kebetulan dalam jadwal pengajaran beliau.

Kenapa Perusahaan Merekrut Karyawan yang Belum Berpengalaman?

sumber: hr-management-slides.com

Sebenarnya kami para siswa masih sedikit ragu. Karena ketika itu kami belum dinyatakan lulus ujian. Dan bahkan try out pertama-pun belum dilaksanakan. Tetapi kemudian beliau menjelaskan, bahwa perusahaan yang sedang membuka lowongan kerja memang melakukan perekrutan karyawan bukan untuk bekerja di dalam waktu dekat.

Perekrutan dilakukan untuk persiapan beberapa bulan ke depan. Atau bahkan untuk setahun ke depan. Hal ini merupakan hal yang wajar, di mana biasanya sebuah perusahaan membutuhkan karyawan dalam jumlah yang tidak sedikit ketika mereka menerapkan sistem kontrak.

Biasanya para karyawan kontrak akan habis masa kontraknya secara bersamaan. Hal ini mengakibatkan perusahaan harus segera melakukan perekrutan karyawan baru secara massal pula. Ini bertujuan agar setiap perubahan, dan berkurangnya karyawan dapat segera teratasi untuk tetap menjaga produktifitas.

Itulah salah satu faktor yang membuat suatu perusahaan harus mempersiapkan calon karyawan baru dari jauh-jauh hari.

Nah, begitulah kurang lebihnya cara yang diterapkan perusahaan-perusahaan ketika melakukan perekrutan karyawan-karyawannya dalam 1 dasawarsa terakhir. Hal ini akan lebih menguntungkan bagi perusahaan, karena perusahaan tidak perlu mengeluarkan dana yang lebih besar untuk memberikan pesangon kepada karyawan yang pensiun.

Biasanya dari perusahaan hanya memberikan sertifikat atau paklaring dan sedikit uang terimakasih atas kontribusi yang telah diberikan kepada perusahaan dalam beberapa tahun.

Cerdas

Tetapi bukannya perusahaan tanpa masalah.

Ketika setiap tahun, atau bahkan setiap bulan ada karyawan yang habis masa kontrak, maka perusahaan harus membentuk tim khusus di bagian personalia. Mereka harus memastikan setiap bagian perusahaan tidak kekurangan karyawan di setiap bulannya.

Tim HRD di suatu perusahaan biasanya akan mendatangi sekolah-sekolah terutama SMK untuk melakukan perekrutan-perekrutan karyawan barunya. Hal ini bukannya tanpa alasan. Perusahaan sengaja mentargetkan para fresh graduate. 

Mereka beranggapan bahwa biasanya para siswa yang baru saja lulus sekolah, mempunyai semangat yang masih tinggi untuk bekerja, lebih mudah untuk diatur dan pada umumnya ‘belum mengerti uang’.

Inilah nilai plus yang dijadikan alasan sebuah perusahaan masuk ke sekolah-sekolah untuk mentargetkan para lulusan sekolah.

Lulus Sekolah Langsung Kerja? Bisa!

sumber: smkpas1srg.sch.id

Bak gayung bersambut, pihak sekolah-pun dengan tangan terbuka menyambut gembira perusahaan-perusahaan yang ingin merekrut lulusan-lulusan dari sekolahnya.

Ketika para lulusannya bisa langsung mendapatkan pekerjaan dan tidak menganggur, maka secara otomatis citra sebuah sekolah akan terangkat. Para siswa-pun tidak perlu repot-repot mendatangi perusahaan, atau mengirim lewat pos ketika hendak melamar pekerjaan.

Para siswa cukup mendaftar ke BKK yang ada di sekolah. Mereka akan memilih perusahaan yang kira-kira cocok dengan kriteria dan kualifikasi mereka.

Optimis!

sumber: oprah.com

Nah, mari kita lanjutkan mengenai pengumuman lowongan pekerjaan oleh guru BP.

sumber: logos.wikia.com

Guru BP mengumumkan bahwa telah di buka lowongan pekerjaan dari PT. Astra Honda Motor.

Setelah mendengarkan pengumuman tersebut, sontak saya langsung berpikir dan mempertimbangkannya. Saya pikir ini adalah perusahaan yang tepat, karena meninjau dari namanya yang termasuk dalam Astra Goup. Maka satu hal yang ada di benak saya adalah bahwa perusahaan ini adalah perusahaan yang bonafit.

Dengan tingkat kesejahteraan karyawannya yang terjamin. Ditambah lagi ini merupakan perusahaan sepeda motor terbesar di Indonesia. Saya pikir ini adalah suatu hal yang tepat apabila mencobanya.

Tanpa pikir panjang saya-pun langsung memutuskan untuk mendaftar. Ada banyak teman-teman lain yang juga ikut mendaftar. Beberapa teman yang lain menanyakan persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi.

Namun karena kami belum melakukan Ujuan Nasional dan nilai kami belum keluar. Maka pak guru hanya menyampaikan bahwa yang penting syaratnya tinggi badan minimal 163 cm. Sebenarnya saya termasuk orang yang paling khawatir dengan tinggi badan.

Karena beberapa waktu sebelumnya saya mengukur tinggi badan saya sendiri. Dan ternyata sangat beda tipis dengan yang disyaratkan. Tinggi badan saya ketika itu sekitar 164 cm.

Padahal persyaratan lowongan kerja oleh perusahaan yang sama di tahun sebelumnya adalah 165 cm.

Jadi saya cukup khawatirkan ketika itu. Yang saya khawatirkan ialah apabila alat pengukur tinggi badan yang nantinya digunakan mempunyai standar yang berbeda.

Tetapi saya tetap optimis dan yakin bahwa saya mampu mengatasinya.

Panjangin Dikit

sumber: all4desktop.com

Setelah hari pengumuman dibukanya lowongan pekerjaan tersebut, keesokan harinya saya-pun mulai berusaha keras untuk berolahraga setiap hari. Dengan harapan tinggi badan saya dapat bertambah.

Saya mencoba membiasakan untuk berlari-lari di pagi hari. Terkadang meloncat untuk menyentuh suatu obyek yang tinggi secara berulang-ulang. Dan saya juga melakukan sit up, dengan harapan dapat sedikit memanjangkan tulang belakang beberapa cm. Hehe.

Ya, begitulah beberapa metode olahraga sederhana yang saya lakukan.

Kaget Sih

Setelah hari demi hari berlalu. Ketika itu kami sedang menerima materi pelajaran dari guru. Namun tiba-tiba datang siswa dari kelas lain memberitahukan bahwa para siswa yang sudah mendaftar untuk lamaran pekerjaan di PT. Astra Honda Motor untuk segera berkumpul di ruang BP.

Sebenarnya di beberapa hari sebelumnya sudah ada pemberitahuan dari pihak BKK untuk persiapan tes di keesokan harinya. Sehingga sebagian dari kami juga sudah melakukan persiapan-persiapan untuk menghadapi tes nantinya.

Kami-pun dikumpulkan untuk melakukan persiapan pemberangkatan ke tempat tes.

Tes tersebut tidak dilakukan di sekolah kami. Karena dulu, BKK di SMK kami masih belum begitu berkembang, sehingga biasanya tes dilakukan di sekolah-sekolah lain yang bekerjasama dengan BKK sekolah kami.

On The Way UPS

sumber: surabayaonline.co

Saat itu tes perekrutan karyawan akan dilakukan di Universitas Panca Sakti Tegal. Jadi kami harus melakukan perjalanan terlebih dahulu selama kurang lebih 2 jam untuk sampai di sana.

Ada beberapa teman yang memutuskan untuk menggunakan motor menuju TKP. Dan yang lainnya memutuskan untuk menggunakan transportasi bus antar kota.

Kebetulan saya juga akan menggunakan bus antar kota. Rombongan kami cukup banyak, sehingga rombongan kami harus di bagi ke dalam 2 bus. Dan itulah pertama kalinya saya naik bus antar kota. Ya, karena biasanya yang saya naiki bus antar provinsi. Hehe.

Sebenarnya, dalam waktu 1,5 jam kami sudah bisa sampai di tempat tujuan. Tetapi karena bus tersebut adalah bus penumpang, maka terkadang bus tersebut harus mangkal untuk menunggu penumpang, sehingga waktu di perjalanan-pun molor hingga sekitar 2 jam.

Setelah sampai, maka kami turun dan berjalan kaki secara berjamaah dari pinggir jalan di Pantura, menuju ke UPS yang letaknya di utara berdekatan dengan laut.

Di luar dugaan, ternyata peserta yang datang tidak hanya kami dari Batang. Ada ribuan pelamar kerja yang datang. Mereka semua adalah siwa kelas 12 yang datang dari berbagai penjuru SMK teknik yang ada di sekitar Batang, Pekalongan, Pemalang, Tegal, hingga Brebes. Di sana kami mulai di absen satu per satu dengan dikelompokkan per sekolah.

Tak selang beberapa lama, maka dimulailah tes tahap pertama yang cukup mendebarkan.

Kamu mau tahu tes apa saja yang akan saya hadapi?

Makanya ikuti terus cerita pribadi saya yang akan saya lanjutkan di ‘Lulus Langsung Kerja Part. 2

Wassalaamu’alaikum Warohmatullahi wabarokaatuh.

 

 

Baca juga artikel yang lain:

 

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: