Cara Berenang yang Baik dan Benar

Berenang merupakan salah satu olahraga yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Dengan berenang, kinerja paru-paru akan meningkat, dan denyut jantung akan bekerja secara maksimal. Tetapi kamu perlu memperhatikan cara berenang yang baik dan benar, untuk menghindari terjadinya kesalahan yang fatal.

Lemak-lemak yang terdapat di hampir semua anggota tubuh akan terbakar dan diubah menjadi energi, termasuk lemak yang menempel pada jantung, sehingga kesehatan jantung akan lebih terjaga.

sumber: wareable.com

Ketika berenang, seseorang akan menggerakkan hampir semua anggota tubuhnya. Di saat semua anggota tubuh bergerak, maka lemak yang tersimpan di dalam tubuh-pun akan ikut terbakar. Sehingga berenang menjadi salah satu cara yang efektif bagi orang-orang yang ingin menurunkan berat badan.

Jadi apabila kamu sedang menjalankan program diet, berenang cocok sekali sebagai salah satu bagian dari program diet.

sumber; wareable.com

Di samping itu, serupa dengan olahraga lain pada umumnya, berenang dapat merelaksasi pikiran, sehingga stress dan tekanan pada psikis dapat diminimalisir.

Tak berhenti di situ, berenang juga dianggap sebagai salah satu olahraga yang merangsang pertambahan tinggi badan bagi anak-anak dan remaja. Hal itu terjadi karena gerakan renang yang didominasi oleh gerakan tangan, kaki dan semua anggota badan yang lainnya.

sumber: handegroup.com.au

Tetapi ada beberapa orang yang merasa kesulitan untuk melakukan olahraga yang banyak manfaatnya ini. Masalahnya karena tidak terbiasa, dan ada pula yang memang belum pernah belajar berenang sebelumnya.

Di bawah ini akan saya jelaskan beberapa cara berenang yang baik dan benar.

Teknik Dasar Berenang

Ketika kamu hendak berenang, pastikan kamu sudah menguasai teknik dasar berenang.

Dengan memahami teknik dasar berenang, diharapkan kamu akan tahu, dan dengan mudah mengaplikasikan langkah-langkah olahraga yang mempunyai segudang manfaat ini.

1. Pernafasan

Ketika berenang seseorang harus mampu mengatur teknik pernafasannya. Oleh karena itu, wajib hukumnya bagi para pemula untuk melakukan latihan pernafasan terlebih dahulu.

Sebelum mulai melakukan praktek yang sesungguhnya di dalam air, hisaplah udara secara dalam-dalam menggunakan mulut dan hembuskanlah udara melalui hidung. Hal ini dilakukan di pinggir kolam, sebelum masuk ke dalam air.

Proses latihan pernafasan semacam ini dilakukan agar seorang perenang pemula mulai terbiasa dan beradaptasi dengan teknik pernafasan yang tidak sama sebagaimana biasanya.

Bagi orang-orang yang belum terbiasa, mungkin akan mengalami kesulitan dalam melakukan teknik pernafasan semacam ini. Teknik pernafasan ini memerlukan pembiasaan dan latihan secara terus menerus.

Ketika dirasa sudah terbiasa untuk melakukan teknik pernafasan semacam itu, maka cobalah melakukan pola pernafasan tersebut di dalam kolam. Tentunya harus kolam yang ada airnya loh ya.

sumber: enjoy-swimming.com

Cobalah untuk menghisap udara melalui mulut. Kemudian benamkanlah muka kamu ke dalam air. Tunggu selama beberapa detik. Setelah dirasa sudah tidak kuat menahan nafas di dalam air, maka hembuskanlah udara melalui hidung secara perlahan.

Lakukanlah pola pernafasan tersebut secara berulang-ulang. Hal ini bertujuan agar otak dapat merekamnya dan terbiasa dengan teknik pernafasan semacam ini.

Setelah terbiasa dengan teknik pernafasan semacam iti, maka lanjutkanlah teknik tersebut dengan kombinasi menyelam.

Sedotlah udara dengan mulut terlebih dahulu, di atas permukaan air. Setelah itu, dilanjutkan menyelam ke dalam kolam yang tidak terlalu dalam.

Tahanlah selama beberapa kali hitungan, setelah dirasa cukup, maka dilanjutkan dengan mengangkat kepala ke arah permukaan air serta menghembuskan udara secara perlahan menggunakan hidung.

Lakukan hal itu secara terus menerus, maka secara otomatis kamu akan mulai terbiasa dengan pola pernafasan seperti itu ketika berada di dalam air.

 

2. Meluncur

Setelah kamu mampu menguasai teknik pernafasan, maka dilanjutkan dengan teknik meluncur. Teknik meluncur merupakan sikap awalan ketika hendak berenang di dalam air.

Mulailah dengan berdiri tegap menghadap ke air dengan membelakangi dinding kolam. Angkatlah kedua tangan lurus ke atas, dengan salah satu telapak kaki bersiap untuk menghentak pada dinding kolam.

Lanjutkan dengan cara mencondongkan badan dan tangan ke arah depan dengan posisi kedua tangan masih lurus.

sumber: feelforthewater.com

Hentakkanlah telapak kaki pada dinding kolam, sehingga badan akan meluncur dari arah dinding kolam menuju ke tengah kolam akibat gaya pantul dan gaya dorong yang dihasilkan.

Ketika badan mulai meluncur, pastikan posisi tubuh meluncur lurus secara horizontal antara ujung tangan hingga ujung kaki. Hal ini bertujuan supaya meluncurnya badan menjadi lebih cepat, dan posisi tubuh lebih aerodinamis.sumber: eastlinkcentre.ca

Ulangilah cara di atas secara berkali-kali hingga kamu mampu menemukan pola terbaik dalam memaksimalkan jarak dan kecepatan luncur. Setelah terbiasa dengan teknik di atas, maka mulailah untuk mengembangkan teknik tumpuan dengan hentakan dua kaki.

Dimulai dengan menekuk kedua kaki sebagaimana kamu sedang jongkok dengan bertumpu pada kedua telapak kaki yang ditempelkan pada dinding kolam.

Luruskan posisi badan secara horizontal, dari tulang ekor, tulang belakang, tulang leher hingga kedua tangan. Setelah posisi badan siap untuk meluncur, maka hentakkanlah kedua kaki pada dinding kolam dengan sekuat tenaga.

Berusahalah agar badan tetap lurus secara horizontal dari ujung kaki hingga ujung kepala ketika meluncur. Teknik tersebut akan menghasilkan gaya pantul yang kuat dengan kecepatan meluncur yang maksimal.

Untuk lebih jelasnya bisa lihat gambar di bawah ini.

sumber: myhobbysemuapastibisa.blogspot.co.id

Atau bisa lihat video di bawah ini:

Teruslah latih tubuh untuk melakukan hal tersebut secara berulang-ulang hingga tubuh mulai terbiasa dan badan tidak lagi tegang.

3. Mengapung

Tubuh manusia merupakan salah satu mahakarya Tuhan yang sangat luar biasa. Sekalipun berat tubuh manusia dewasa rata-rata lebih dari 50 kg, tetapi  tubuh manusia dengan mudahnya mampu mengapung di atas permukaan air apabila menerapkan teknik-tekniknya.

Pada bagian-bagian tertentu, tubuh manusia mempunyai daya apung, dan pada bagian tubuh yang lainnya lebih mudah tenggelam.

Ada berbagai macam teknik mengapung yang bisa kamu gunakan.

a. Mengapung Secara Terlentang

Mulailah dengan meletakkan kepala yang menghadap ke atas pada permukaan air hingga telinga terbenam di dalam air.

Secara bersamaan, telentangkanlah anggota tubuh yang lainnya. Kedua tangan direnggangkan sehingga membentuk sudut siku-siku di antara lengan bahu, dengan ketiak.

Luruskan dan lemaskan pergelangan tangan. Mulailah untuk membuat gerakan mengayunkan telapak tangan ke arah air secara terus menerus. Hal ini bertujuan untuk tetap menjaga bagian tangan mengapung di permukaan air.

sumber: lakewoodcityschools.org

Di anggota tubuh bagian bawah, luruskanlah kedua kaki, kemudian renggangkan, sehingga kedua kaki membentuk huruf “V”. Buatlah gerakan mengayun dan menghentak air secara teratur, sehingga bagian kaki tetap dalam posisi terapung.

b. Mengapung Secara Tegak Lurus atau Vertikal

Cara mengapung dengan tegak lurus merupakan cara mengapung yang umum dilakukan oleh kebanyakan orang. Yaitu posisi di mana anggota tubuh bagian bawah dan tengah terbenam di dalam air, sehingga menyisakan anggota tubuh bagian atas untuk tetap mengapung di atas permukaan air.

Anggota kaki digerakkan secara mengayun sehingga anggota tubuh bagian bawah tetap terjaga posisinya. Kedua tangan direnggangkan dan membentuk sebuah sudut siku-siku sebagaimana posisi tangan yang direnggangkan ketika melakukan teknik  mengapung secara telentang.

Pergelangan tangan dan telapak tangan tetap rileks dengan gerakan mengayun secara konsisten untuk menjaga keseimbangan tubuh bagian atas.

Untuk lebih jelasnya bisa lihat video di bawah ini:

Mulailah teknik seperti ini di dalam kolam yang lumayan dalam, untuk melatih menjaga keseimbangan tubuh. Ketika kamu berlatih, usahakan ada orang yang mengawasi, karena berlatih mengapung memerlukan waktu untuk beradaptasi.

Demikianlah beberapa panduan cara berenang yang baik dan benar, semoga dapat bermanfaat, dan dengan mudah kamu praktekkan, tanpa kesulitan yang berati. Apabila kamu mempraktekkannya dengan semangat dan konsisten, maka dalam waktu dekat kamu akan menguasai teknik-teknik dasar berenang tersebut.

Sehingga kamu siap untuk menghadapi lomba renang antar komplek atau antar kampung di tanggal 17 Agustus nanti. Hehe.

Tetap semangat dan salam olahraga.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: