15 Macam Dampak Negatif Yang Dapat Ditimbulkan Akibat Merokok

Sudah menjadi rahasia umum, bahwa ada banyak sekali penyakit yang dapat ditimbulkan akibat merokok, mulai dari penyakit yang ringan-ringan saja hingga penyakit kronis yang membutuhkan biaya perawatan dan penyembuhan yang tidak sedikit.

Mulai dari penyakit yang paling populer, hingga penyakit yang jarang diketahui oleh banyak orang.

Dan tidak sedikit pula penderita penyakit turunan dari rokok ini yang jatuh miskin karena hartanya habis digunakan untuk berobat.

Berikut ini 15 dampak negatif merokok yang tidak pernah kamu ingin derita seumur hidup:

Osteoporosis (Tulang Keropos)

sumber: epainassist.com

Di dalam asap rokok, terdapat karbon monoksida yaitu zat beracun yang sering di jumpai pada kendaraan bermotor, dan juga rokok. Karbon monoksida sangat mudah berikatan dengan darah.

Hal ini mengakibatkan turunnya kemampuan darah untuk mengikat oksigen hingga 15%. Padahal oksigen beserta nutrisi-nutrisi lain akan disalurkan ke seluruh tubuh termasuk ke bagian tulang.

Supplay oksigen beserta nutrisi-nutrisi yang tidak maksimal ke bagian tulang ini berimbas pada berkurangnya kepadatan tulang pada perokok.

Tulang para perokok yang cenderung keropos, akan mudah patah/retak dan penyembuhannya memerlukan waktu hingga 80% lebih lama dibandingkan dengan orang yang tidak merokok.

Merokok juga membuat hati (hepar) menghasilkan lebih banyak enzim penghancur hormon, hal ini berakibat pada penipisan tulang, terutama ketika memasuki masa menopause pada wanita.

Hilangnya Pendengaran

sumber: bt.com

Zat-zat yang terkandung pada tembakau menjadi salah satu penyebab timbulnya endapan pada dinding pembuluh darah. Hal ini mengakibatkan laju aliran darah ke dalam telinga bagian dalam menjadi terhambat.

Para perokok akan kehilangan pendengarannya lebih dini dibandingkan dengan orang yang tidak merokok. Para perokok juga lebih beresiko kehilangan pendengarannya karena infeksi yang disebabkan endapan beberapa zat kimia pada organ pendengarannya.

Kulit Keriput

sumber: timegoesby.net

Merokok dapat menyebabkan penuaan dini pada kulit. Hal ini terjadi karena rusaknya protein, terkikisnya vitamin A, dan terhambatnya aliran darah yang berfungsi menjaga elastisitas kulit.

Kulit orang yang sering merokok cenderung kering dan keriput terutama pada bagian bibir dan mata.

Kanker Kulit

sumber: bicycling.com

Mungkin merokok tidak menyebabkan melonoma, tetapi merokok dapat menjadi pemicu meningkatnya kemungkinan kematian bagi para pengidap penyakit melonoma.

Sebuah penelitian medis terbaru yang dilakukan di Eropa menyimpulkan bahwa para perokok mempunyai kemungkinan 80% lebih besar untuk terkena kanker kulit dibandingkan dengan bukan perokok.

Para peneliti menunjukkan bukti seperti dikutip dari boldsky, bahwa bagian kulit yang sering terpapar langsung oleh rokok dan asap rokok berpotensi lebih besar terkena kanker kulit.

Kerusakan kulit terjadi kepada para perokok karena berkurangnya jumlah supplay oksigen yang ke dalam aliran darah. Bahan kimia beracun dalam rokok merusak sel-sel kulit, sehingga sel-sel kanker dapat terbentuk dengan lebih mudah.

Psoriasis

sumber: medscape.com

Berkembangnya psoriasis/ inflamasi noncotageous yaitu penyakit kulit noncontagious yang mempengaruhi siklus hidup sel-sel kulit.

Sel  ber-proliferasi dengan cepat pada permukaan kulit, yang mengakibatkan kulit bersisik, kering, gatal, tebal, timbul bercak merah yang kadang-kadang menyakitkan.

Hal ini dipicu oleh limfosit yang tidak normal dari darah. Psoriasis biasanya terjadi pada kulit lutut, siku, hingga kulit kepala. Perokok mempunyai resiko 2-3 kali lebih besar terkena psoriasis dibandingkan dengan orang yang tidak merokok.

Katarak

sumber: davidgartry.co.uk

Merokok dapat mengganggu kinerja alami mata. Banyaknya zat kimia yang terdapat pada rokok, akan dilepaskan di dalam paru-paru.

Zat-zat kimia yang semakin banyak mengendap di paru-paru, kemudian dialirkan oleh darah dan oksigen menuju semua anggota tubuh termasuk mata.

Zat-zat kimia tersebut akan mengiritasi mata. Secara perlahan akan terbentuk selaput putih pada lensa mata yang sering juga disebut dengan katarak.

Katarak adalah memutihnya lensa mata yang menghalangi masuknya cahaya ke dalam pupil dan dapat menyebabkan kebuataan, 40% katarak terjadi pada para perokok aktif.

Karies

sumber: medeco.de

Rokok mempengaruhi keseimbangan enzim-enzim yang ada di dalam mulut, sehingga membentuk plak yang berlebihan.

Zat kimia yang terkandung pada asap rokok juga menyebabkan gigi berwarna lebih kuning. Ketika dibiarkan secara terus-menerus maka akan terjadi karies pada gigi perokok.

Emphysema

sumber: health9.org

Emphysema  yaitu rusaknya kantung-kantung udara yang terdapat pada paru-paru, sehingga mengakibatkan menurunnya kinerja paru-paru untuk menampung volume oksigen pada semestinya.

emphysema merupakan dampak jangka panjang dari merokok. Rata-rata usia perokok yang menderita gejala emphysema yaitu antara 40-60 tahun.

Biasanya para penderita emphysema akan kesulitan untuk bernapas. Bahkan dalam beberapa kasus emphysema dapat menyerang penderitanya ketika dalam keadaan beristirahat sekalipun.

Penyakit Jantung

sumber: healthination.com

1 dari 3 kematian di dunia diakibatkan oleh penyakit kardiovaskuler. Tembakau dianggap sebagai salah satu yang paling bertanggungjawab dalam mempopulerkan penyakit yang satu ini.

Merokok mengakibatkan jantung berdenyut lebih cepat dari biasanya, sehingga menaikkan risiko hipertensi (tekanan darah tinggi).

Zat-zat pada rokok juga dapat menyebabkan penyumbatan pada pembuluh arteri yang akhirnya menjadi pemicu terjadinya serangan jantung atau stroke.

Kanker

sumber: thoibao.today

Menurut data WHO pada tahun 2002, asap rokok mengandung setidaknya 40 macam zat karsinogen. Para perokok mempunyai resiko terkena kanker paru-paru 22 kali lebih besar dibandingkan orang yang tidak merokok.

Resiko terjadinya kanker pada lidah, mulut, kelenjer ludah, dan pharynx 6-7 kali lebih besar, terjadinya kanker kerongkongan 12 kali lebih besar, dan resiko terjadinya kanker oesophagus 8-10 kali lebih besar di bandingkan dengan bukan perokok.

Kanker Servik dan Kanker Uterus

sumber: healthcheckup.com

Merokok dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker servik dan uterus. Kanker ini terjadi karena zat nikotin yang terkandung pada asap rokok yang kemudian mengalir di dalam darah.

Zat nikotin akan merangsang pertumbuhan sel tidak normal yang kemudian menjadi pemicu munculnya sel kanker pada mulut rahim.

Diskolorasi Jari-jari

sumber: neurology.org

Tar merupakan salah satu zat berbahaya yang terdapat pada rokok. Tar akan dialirkan ke seluruh tubuh. Dalam jangka waktu tertentu, tar akan terakumulasi pada jari-jari dan kuku-kuku para perokok.
Akibatnya, warna kuku perokok akan berwarna kuning hingga kecoklatan.

Tukak Lambung

sumber: healthclop.com

Tukak lambung merupakan luka yang terjadi pada dinding lambung akibat terjadinya pengikisan pada dinding lambung oleh asam lambung. Tukak lambung juga berpotensi terjadi pada dinding bagian pertama usus kecil (duodenum) dan kerongkongan (esofagus).

Mengkonsumsi tembakau mengakibatkan turunnya resistensi terhadap bakteri yang menyebabkan tukak lambung.

Kandungan pada tembakau juga menurunkan kemampuan lambung untuk mengatur stabilitas keasaman lambung setelah makan sehingga asam lambung dapat menggerogoti dinding lambung itu sendiri.

Tukak lambung pada perokok akan lebih sulit disembuhkan dibandingkan dengan orang yang tidak merokok.

Rambut Rontok

sumber: onlymyhealth.com

Merokok terlalu banyak dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh atau imunitas pada tubuh. Dalam beberapa kasus, seseorang akan lebih rentan untuk terkena berbagai macam penyakit.

Salah satu penyakit yang dijumpai pada perokok adalah, lupus erythematosus yang menyebabkan terjadinya kerontokan rambut.

Penyakit Beurger

sumber: diseasesdoctor.com

Penyakit ini juga dikenal dengan throaboanginosis obliteran . Yaitu terjadinya inflamasi pada pembuluh arteri, pembuluh vena, dan syaraf utama kaki. Hal ini menyebabkan aliran darah menjadi terhambat.

Apabila dibiarkan tanpa penanganan khusus, maka dapat menyebabkan terjadinya gangrene (matinya sel tubuh) dan akhirnya anggota tubuh harus diamputasi.

Setelah melihat 15 macam dampak negatif yang ditimbulkan dari merokok di atas, apakah kamu masih berminat untuk merokok?

Sepertinya kamu harus mempertimbangkannya lagi sebelum semuanya terlambat.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: